TMMD ke-128 Tahun 2026 Ditutup, Jalan Baru di Padang Pariaman Buka Harapan Warga Terisolasi -->

AdSense New

TMMD ke-128 Tahun 2026 Ditutup, Jalan Baru di Padang Pariaman Buka Harapan Warga Terisolasi

Kamis, 21 Mei 2026
Inspektur Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Brigjen TNI Heri Susanto tutup kegiatan TMMD ke-128 tahun 2026 di Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kamis 21 Mei 2026.

Sungai Garinggiang - Gemuruh tepuk tangan warga pecah di Lapangan Sepak Bola Nagari Batu Gadang Kuranji Hulu, Kecamatan Sungai Garinggiang, Kamis (21/5/2026).


Di balik penutupan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun 2026, tersimpan harapan baru masyarakat pelosok yang selama ini hidup dengan akses terbatas dan pembangunan yang berjalan lambat.


Penutupan program dilakukan oleh Heri Susanto selaku Inspektur Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol. 


Dalam amanat Pangdam yang dibacakannya, TMMD disebut bukan sekadar proyek pembangunan biasa. Melainkan simbol nyata persatuan antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam membangun nagari hingga ke titik terjauh.


Selama pelaksanaan TMMD, wajah Nagari Batu Gadang perlahan berubah. Jalan baru sepanjang dua kilometer dengan lebar delapan meter berhasil dibuka dan diperkeras.


Jembatan plat, gorong-gorong, sumber air bersih, hingga fasilitas mandi cuci kakus dibangun untuk menjawab kebutuhan dasar warga yang selama ini kerap terabaikan.


Tak hanya menyentuh infrastruktur, program ini juga masuk ke ruang kehidupan masyarakat. 


Penyuluhan kesehatan, sosialisasi stunting, mitigasi bencana, pelayanan administrasi kependudukan, hingga pembinaan bela negara menjadi bagian dari kegiatan nonfisik yang menyasar langsung warga.


TMMD hadir bukan hanya membangun jalan, tetapi juga mencoba membangun kualitas hidup masyarakat desa.


Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyebut pembangunan jalan baru di Batu Gadang akan menjadi urat nadi baru ekonomi masyarakat. 


Akses hasil pertanian kini lebih terbuka, mobilitas warga menjadi lebih mudah, dan kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau mulai memiliki peluang tumbuh lebih cepat.


Di hadapan masyarakat, Muhammad Nurman Setiaji selaku Dansatgas TMMD ke-128 memastikan seluruh target kegiatan fisik dan nonfisik selesai seratus persen.


Mulai dari rehab rumah tidak layak huni, perbaikan mushala, pembangunan sumber air bersih hingga kegiatan sosial lainnya. Seluruhnya disebut telah dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.


Namun lebih dari sekadar angka capaian pembangunan, TMMD meninggalkan jejak emosional yang sulit diukur.


Gotong royong antara prajurit dan warga yang terbangun selama program berlangsung menjadi pemandangan yang kembali menghidupkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.


“TMMD boleh selesai, tetapi semangat membangun bersama rakyat tidak boleh berhenti,” tegas Brigjen TNI Heri Susanto, menutup program yang bagi warga Batu Gadang bukan hanya pembangunan, melainkan juga kebangkitan harapan.(saco).