![]() |
| Penampilan salah seorang Anak Berkebutuhan Khusus menunjukan kebolehannya dalam ajang Lomba Kreativitas di Aula Kantor Bupati, Kamis 18 Juni 2026 (foto.dok.ikp) |
Parik Malintang - Suasana Hall IKK Kantor Bupati Padang Pariaman mendadak berubah menjadi panggung haru yang menggetarkan hati, Kamis (18/6/2026).
Puluhan anak berkebutuhan khusus tampil penuh percaya diri memperlihatkan bakat terbaik mereka di hadapan ratusan pasang mata yang tak mampu menyembunyikan rasa bangga.
Tepuk tangan bergemuruh, sementara sebagian hadirin tampak menahan haru menyaksikan perjuangan luar biasa para peserta.
Sebanyak 78 Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Padang Pariaman mengikuti Lomba Kreativitas ABK yang digelar Pemerintah Padang Pariaman bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) atas inisiasi Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) DPD Padang Pariaman.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Anak Nasional 2026,.sekaligus panggung pembuktian bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi.
Satu per satu peserta tampil memukau melalui berbagai kategori perlombaan, mulai dari solo song, tari hingga pantomim. Dengan keberanian dan semangat yang luar biasa, mereka menunjukkan kemampuan yang selama ini mungkin jarang terlihat oleh publik.
Setiap penampilan bukan hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang ketekunan, harapan, dan mimpi yang ingin mereka raih.
Bupati John Kenedy Azis menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang mencari pemenang.
Menurutnya, lomba ini merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah dan masyarakat dalam memberikan ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk tumbuh, berkembang, dan menunjukkan potensi terbaik yang mereka miliki.
Kebanggaan terpancar dari wajah Bupati saat menyaksikan langsung penampilan para peserta.
Ia mengaku terkesan melihat anak-anak yang mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, bernyanyi penuh percaya diri, hingga tampil memukau di atas panggung.
Bagi Bupati John Kenedy Azis, apa yang ditunjukkan para peserta menjadi bukti bahwa setiap anak memiliki kelebihan yang layak dihargai dan didukung.
Tak hanya memberikan apresiasi, John Kenedy Azis juga mengumumkan rencana besar pemerintah daerah untuk menghadirkan Sekolah Luar Biasa yang lebih representatif di Padang Pariaman.
Kehadiran fasilitas pendidikan yang lebih lengkap diharapkan mampu menjadi rumah tumbuh bagi anak-anak istimewa agar semakin leluasa mengembangkan bakat, keterampilan, dan prestasi mereka di masa depan.
Ketua GOW Padang Pariaman, Resty Yulandari Rahmat, menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud nyata kepedulian bersama terhadap masa depan anak-anak berkebutuhan khusus.
Melalui panggung sederhana itu, Padang Pariaman mengirimkan pesan kuat bahwa tidak ada anak yang boleh tertinggal.
Sebab di balik setiap keterbatasan, tersimpan kekuatan, potensi, dan prestasi yang suatu hari dapat mengharumkan nama keluarga, daerah, bahkan bangsa.(r-saco).
Komentar