Dayung Persatuan di Kawasan Kandi: FAJI Sawahlunto Siap Taklukkan Arus Porprov 2026 -->

AdSense New

Dayung Persatuan di Kawasan Kandi: FAJI Sawahlunto Siap Taklukkan Arus Porprov 2026

Senin, 01 Juni 2026
Tim III Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kota Sawahlunto berfoto bersama pengurus dan atlet FAJI Sawahlunto saat kunjungan pemantauan di Kawasan Kandi, Minggu (31/5/2026). (foto/arif muhajirin)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Kawasan Kandi yang tenang mendadak riuh oleh deru dan teriakan instruksi saat Tim III Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olahraga Nasional Indonesia Kota Sawahlunto menginjakkan kaki di lokasi latihan atlet arung jeram pada Minggu, 31 Mei 2026. 


Kunjungan ini bukan sekadar seremoni formal, melainkan bagian dari strategi besar Sawahlunto untuk memastikan setiap cabang olahraga, khususnya Federasi Arung Jeram Indonesia, berada dalam jalur yang tepat menuju Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat 2026. Fokus utama tim monev kali ini adalah melakukan validasi data atlet serta membedah sejauh mana program latihan telah bertransformasi menjadi peningkatan kapasitas fisik dan teknis di lapangan.


​Ketua Tim Monev, Adrizal, memantau langsung koordinasi dayung para atlet di atas perahu karet. Ia menegaskan bahwa KONI tidak ingin kecolongan dalam masa persiapan yang krusial ini. Menurutnya, pemantauan berkala adalah instrumen utama untuk menyaring atlet yang tidak hanya memiliki bakat, tetapi juga mentalitas juara yang teruji. 


Adrizal menekankan bahwa setiap detik latihan di Kawasan Kandi harus dihitung sebagai investasi prestasi, mengingat persaingan di tingkat provinsi diprediksi akan jauh lebih ketat dibandingkan edisi sebelumnya.


​Keyakinan serupa terpancar dari wajah Ketua Umum FAJI Sawahlunto, Bustanul Arifin. Di sela-sela pemantauan, ia menjelaskan bahwa peta kekuatan arung jeram Sawahlunto saat ini sedang berada dalam tren positif. Para atlet tidak lagi hanya berlatih secara konvensional, melainkan telah mengikuti periodisasi latihan yang terukur untuk memuncak pada hari pertandingan nanti. 


Bustanul melihat adanya peningkatan signifikan pada sinkronisasi tim dan ketahanan fisik para pendayung yang setiap harinya bergelut dengan arus.


​Optimisme Bustanul bukan tanpa alasan yang kuat. Ia menyatakan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh tanpa mengabaikan aspek sekecil apa pun. 


“Kami terus mempersiapkan atlet secara maksimal, baik dari segi fisik, teknik, maupun mental bertanding. Dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, kami optimistis dapat meraih prestasi dan memberikan hasil terbaik untuk Kota Sawahlunto pada Porprov 2026,” ujar Bustanul Arifin dengan nada tegas. 


Ia menambahkan bahwa sinergi antara atlet, pelatih, dan pengurus menjadi kunci utama untuk mewujudkan target medali di ajang bergengsi tersebut.


​Kehadiran tim monev di tengah-tengah sesi latihan ternyata membawa dampak psikologis yang signifikan bagi para atlet. Pengurus FAJI Sawahlunto mencatat adanya lonjakan semangat dan disiplin sejak KONI mulai melakukan pengawasan intensif. 


Hal ini membuktikan bahwa perhatian dari otoritas olahraga daerah menjadi suplemen motivasi bagi para pejuang olahraga yang tengah menempa diri di sungai. Dengan pemantauan yang berkelanjutan dan dukungan manajerial yang solid, FAJI Sawahlunto kini menatap Porprov 2026 dengan kepala tegak, siap mengharumkan nama kota di atas derasnya arus kompetisi. (ton)