![]() |
| Sekretaris Disdikbud Mentawai Sujasmin menyerahkan medali dan sertifikat kepada atlit O2SN |
Mentawai, fajarsumbar.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai sukses menyelenggarakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang Sekolah Dasar (SD) tahun 2026 yang dipusatkan di Tuapejat, ibu kota Kabupaten Kepulauan Mentawai. Kegiatan yang berlangsung meriah akhir pekan lalu itu menjadi momentum kebangkitan pembinaan olahraga pelajar setelah vakum cukup lama akibat pandemi Covid-19.
Sebanyak lima cabang olahraga dipertandingkan dalam ajang tersebut, yakni kids atletik, renang, bulu tangkis, senam, dan pencak silat. Dari hasil kompetisi itu, terpilih 10 atlet terbaik asal Mentawai yang akan mewakili daerah pada O2SN tingkat Provinsi Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Juni 2026 mendatang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jop Sirirui, selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan O2SN tahun ini. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ajang penting dalam menggali potensi dan bakat peserta didik di bidang nonakademik.
![]() |
| . |
“Pelaksanaan O2SN tahun 2026 ini menjadi yang pertama kembali digelar setelah cukup lama terhenti pascapandemi Covid-19. Tentunya ini menjadi kebanggaan sekaligus semangat baru bagi dunia pendidikan di Mentawai,” ujar Jop Sirirui.
Ia menegaskan, pembangunan sumber daya manusia tidak hanya bertumpu pada prestasi akademik semata, tetapi juga harus diimbangi dengan pengembangan kemampuan olahraga, seni, dan karakter peserta didik. Karena itu, O2SN dinilai sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.
“Kegiatan seperti ini memberikan banyak manfaat bagi siswa. Selain membangun sportivitas, O2SN juga melatih disiplin, percaya diri, serta semangat berkompetisi secara sehat,” tambahnya.
![]() |
| . |
Jop berharap, pelaksanaan O2SN ke depan dapat berlangsung lebih semarak dengan partisipasi yang lebih luas dari seluruh sekolah dasar di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ia juga meminta para atlet yang berhasil meraih juara agar terus meningkatkan kemampuan dan menjaga semangat latihan menjelang kompetisi tingkat provinsi.
“Anak-anak yang telah meraih prestasi hari ini merupakan aset daerah yang harus terus dibina. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal dan mengharumkan nama Mentawai di tingkat Sumatera Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia O2SN, Sujasmin Sanene, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 11 satuan pendidikan jenjang sekolah dasar dari berbagai wilayah di Kabupaten Kepulauan Mentawai.
![]() |
| . |
Menurutnya, proses seleksi atlet dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat sekolah, kecamatan, hingga tingkat kabupaten. Dari tahapan tersebut, sebanyak 23 atlet terbaik berhasil lolos untuk mengikuti pertandingan tingkat kabupaten pada lima cabang olahraga yang diperlombakan.
“Pendaftaran peserta juga sudah dilakukan secara online sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi lebih tertib dan terorganisir,” jelas Sujasmin.
Ia berharap ke depan semakin banyak sekolah yang ikut berpartisipasi dalam O2SN, sehingga pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan dasar dapat berjalan lebih optimal dan merata.
![]() |
| . |
Kesuksesan pelaksanaan O2SN tahun 2026 ini sekaligus menjadi bukti komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam mendukung pengembangan bakat dan potensi generasi muda Mentawai, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Dengan semangat sportivitas dan kompetisi sehat, diharapkan lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah di tingkat yang lebih tinggi. (Adv/arf)
Komentar




