Jakarta - Striker Timnas Pantai Gading, Elye Wahi, dilaporkan sempat ditangkap oleh pihak kepolisian Prancis menjelang Piala Dunia 2026 terkait dugaan keterlibatan dalam pengaturan pertandingan di Ligue 1.
Sempat Ditahan dalam Penyelidikan
Wahi yang kini membela klub Ligue 1, Nice, disebut diamankan oleh aparat penegak hukum Prancis dalam proses penyelidikan kasus dugaan manipulasi pertandingan. Namun, ia tidak ditahan lama dan kemudian dibebaskan sambil menunggu proses investigasi berlanjut di bawah penanganan jaksa di Marseille.
Menurut laporan ABC News, pemain berusia 23 tahun itu diduga terkait dengan penyelidikan yang berawal dari temuan aktivitas taruhan mencurigakan dalam sebuah laga Ligue 1. Otoritas liga mencatat adanya “pola taruhan tidak wajar” secara internasional yang berkaitan dengan kemungkinan Wahi akan menerima kartu kuning dalam pertandingan antara Nice dan Metz pada Mei 2026.
Liga Sepak Bola Profesional Prancis (LFP) menyebutkan bahwa peringatan awal datang dari mitra pemantau pasar taruhan yang mendeteksi aktivitas mencurigakan. Laga yang dimaksud berakhir tanpa gol (0-0), dan Wahi memang tercatat menerima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
LFP kemudian meneruskan temuan itu kepada pihak kepolisian, otoritas perjudian, serta Federasi Sepak Bola Prancis. Selain itu, mereka juga menempuh langkah hukum dengan mengajukan laporan atas dugaan tindak pidana yang mengarah pada potensi korupsi olahraga dan penipuan terorganisir, meski tidak menyebutkan nama Wahi secara langsung.
Status Pemain dan Performa
Tak lama setelah isu tersebut muncul, Wahi tetap melanjutkan kariernya dan bahkan berkontribusi untuk Nice. Ia sempat mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 pada laga play-off promosi-degradasi melawan Saint-Etienne.
Sejak bergabung dengan Nice pada Januari sebagai pemain pinjaman dari Eintracht Frankfurt, Wahi tampil cukup produktif dengan torehan sembilan gol dari 18 pertandingan di semua kompetisi. Performanya turut membantu klub mencapai final Piala Prancis.
Sebelumnya, Wahi dikenal sebagai salah satu talenta muda menjanjikan di Eropa. Total nilai transfernya sepanjang karier profesionalnya diperkirakan mencapai hampir 90 juta euro. Ia pernah dibeli Lens dari Montpellier senilai sekitar 35 juta euro, kemudian dijual ke Marseille seharga 25 juta euro, sebelum akhirnya bergabung dengan Frankfurt dengan biaya sekitar 26 juta euro.
Di level internasional, Wahi juga sempat tampil bersama Timnas Pantai Gading dalam laga uji coba melawan Ekuador, di mana ia nyaris mencetak gol setelah tendangannya mengenai tiang gawang sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-56.(des*)

Komentar