![]() |
| Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra dan Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah berfoto bersama jajaran pejabat yang baru dilantik di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Jumat (19/6/2026). (foto/aldevori) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Roda pemerintahan Kota Sawahlunto resmi memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Wali Kota Riyanda Putra. Bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) pada hari Jumat, 19 Juni 2026, Wali Kota Riyanda Putra secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 92 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto.
Momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya penyegaran birokrasi, peningkatan mutu pelayanan, serta akselerasi berbagai program pembangunan daerah.
Prosesi tersebut turut dihadiri dan disaksikan langsung oleh Wakil Wali Kota Jeffry Hibatullah, Sekretaris Daerah, Asisten III, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Sawahlunto. Kehadiran unsur pimpinan tinggi ini menegaskan soliditas dan komitmen bersama dalam mendukung struktur manajemen baru demi masa depan kota yang lebih berdaya saing.
Struktur dan Formasi Jabatan Baru
Penyegaran organisasi kali ini mencakup pergeseran kedudukan yang cukup masif pada berbagai lini kepemimpinan, yang terdiri atas 4 pejabat Eselon II, 42 pejabat Eselon III, 39 pejabat Eselon IV, serta 7 Kepala Sekolah. Berdasarkan lampiran keputusan Wali Kota Sawahlunto, struktur strategis pada level Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) kini diperkuat oleh figur-figur berpengalaman.
Posisi Inspektur Daerah pada Inspektorat Daerah dipercayakan kepada Zamril Firdaus. Sementara itu, posisi Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Barenlitbangda) kini dijabat oleh Roni Armis. Untuk sektor pariwisata, Meldi Hidayah Marta diamanahkan sebagai Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Melengkapi formasi eselon II tersebut, Def Afrianto secara resmi menduduki posisi sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Penguatan struktur organisasi juga menyentuh level Eselon III, yang memegang peran vital sebagai sekretaris dinas, kepala bagian maupun kepala bidang. Bustanul Arifin dipercaya mengemban posisi sebagai Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD. Irwan Junaidi menjabat sebagai Sekretaris Dinas Parpora.
Di samping itu, Ardian Amri mendapatkan tugas baru sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana. Iwan Kartiwan mengisi posisi Sekretaris Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja. Helmi Surya bertugas sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan.
Selanjutnya, Mery Hastuti dipercaya memimpin posisi kewilayahan sebagai Camat Kecamatan Lembah Segar. Sari Rahmawati menduduki jabatan Kabag Pemerintahan. Sedangkan, Dedi Satria menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Lingkungan Hidup. Harunis menempati posisi Kabag Umum Sekretariat Daerah.
Andi Eka Putra dipercaya sebagai Kabag Prokopim. Mulyadi bertugas sebagai Camat Kecamatan Silungkang. Andrianof menempati posisi Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Nova Erizon diamanahkan sebagai Kabag Pengadaan Barang Jasa, dan Aholongan menjabat sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
Pada tataran jajaran Kepala Bidang (Kabid), formasi diisi oleh aparatur seperti Astuti Surya Ningsih selaku Kabid Sosial pada Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak. Reno Islami sebagai Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi Barenlitbangda.
Debbie Hallen bertugas selaku Kabid Penyelenggaraan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Gusnelly menjabat sebagai Kabid Warisan Budaya dan Permuseuman Dinas Kebudayaan. Liza Febri Rina menempati posisi Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Barenlitbangda. Citra Eng Gusti dipercaya sebagai Kabid Pengelolaan Informasi, Komunikasi Publik dan Statistik Dinas Kominfo.
Afrianto bertugas sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD, didampingi Try Syahputri yang menjabat sebagai Sekretaris BPBD. Netropen Nuklis mengisi posisi Kabid Pemberdayaan Desa Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak. Bet Mukhardi menjabat sebagai Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD.
Susilo Hadi Maryanto dipercaya sebagai Kabid Pencegahan, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Yudaskar menduduki posisi Sekretaris Kecamatan Barangin. Fitri Novita menjabat sebagai Kabid Pendapatan BPKAD. Prima Yogi Murphy dipercaya sebagai Kabid Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Disparpora.
Bob Hepikris mengisi posisi Kabid Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Hendrawati menjabat sebagai Kabid Ketahanan Pangan dan Holtikultura. Rina Nasri bertugas sebagai Kabid Penanaman Modal. Evra Qomaria dipercaya selaku Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Rizki Hamdani menduduki jabatan Kabid Perindustrian dan Perdagangan. Mulyadi menjabat sebagai Kabid Pertanahan Dinas PKP2LH. Muldayuri menempati posisi Sekretaris Kecamatan Lembah Segar. Hendra Gunawan dipercaya sebagai Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas PKP2LH.
Suhendratno bertugas selaku Kabid Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan. Benny Deswin menempati jabatan Kabid Destinasi dan Industri Disparpora. Efdi menjabat sebagai Kabid Kebersihan dan Pertamanan Dinas PKP2LH. Lovan Ritos mengemban tugas sebagai Kabid Penyelenggaraan Kearsipan.
Formasi penataan aparatur ini dilengkapi oleh Fitria Monalisa sebagai Kabid Perencanaan dan Pembinaan Aparatur BKPSDM serta Robby Rosandi yang menjabat sebagai Kabid Mutasi dan Pengembangan Aparatur BKPSDM.
Arah Kebijakan dan Komitmen Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Wali Kota Riyanda Putra memberikan penekanan emosional sekaligus profesional yang mendalam bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Dirinya menegaskan bahwa setiap posisi dan jabatan yang melekat pada aparatur sipil negara merupakan sebuah amanah besar dari Tuhan dan masyarakat yang wajib dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.
"Setiap posisi dan jabatan yang melekat pada aparatur sipil negara merupakan sebuah amanah besar dari Tuhan dan masyarakat yang wajib dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab," tegas Wali Kota Riyanda Putra dalam sambutannya.
Pemko Sawahlunto menuntut adanya perubahan paradigma kerja, di mana kepatuhan hierarkis organisasi harus berjalan beriringan dengan komitmen utama menempatkan kepuasan dan pelayanan masyarakat di atas segala kepentingan pribadi maupun golongan. Kepatuhan kepada atasan dinilai sebagai instrumen penting guna memastikan roda pemerintahan dapat berputar secara teratur, terukur, dan harmonis.
Lebih lanjut, Wali Kota Riyanda menyampaikan harapan besarnya agar momentum pelantikan ini tidak sekadar menjadi seremonial belaka. Seluruh jajaran, baik dari eselon II hingga tingkat pengawas dan kepala sekolah, dituntut mampu membuktikan integritas moral yang tinggi, profesionalisme kerja tanpa batas, serta melahirkan semangat inovasi yang tiada henti dalam mengeksekusi tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Menurutnya, lompatan kualitas pelayanan publik serta percepatan pembangunan daerah di Sawahlunto sangat bertumpu pada kinerja aparatur yang mau bekerja secara efektif, responsif terhadap keluhan, dan selalu berorientasi pada kebutuhan riil warga masyarakat.
Melalui langkah strategis pelantikan massal ini, Pemerintah Kota Sawahlunto memancarkan optimisme yang kuat. Jajaran kabinet baru bentukan Wali Kota Riyanda Putra diharapkan mampu memperkokoh tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, memangkas birokrasi yang berbelit, serta mendongkrak capaian berbagai program kerja prioritas daerah.
Komitmen ini menjadi fondasi utama dalam ikhtiar kolektif mewujudkan Kota Sawahlunto sebagai daerah yang semakin maju, sejahtera, makmur, dan memiliki daya saing kompetitif di tingkat regional maupun nasional. (ton)
Komentar