Muscab PERADI Padang Tuntas, Guntur Abdurrahman Nahkodai Organisasi Advokat 2026–2030

Atas

Muscab PERADI Padang Tuntas, Guntur Abdurrahman Nahkodai Organisasi Advokat 2026–2030

Senin, 22 Juni 2026

 

.

Padang, fajarsumbar.com - Dinamika baru mewarnai tubuh Dewan Pimpinan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Padang. Melalui Musyawarah Cabang (Muscab) perdana yang digelar Minggu (21/6/2026), organisasi advokat tersebut resmi menetapkan Guntur Abdurrahman, S.H., M.H. sebagai Ketua DPC PERADI Padang untuk periode 2026–2030.


Muscab yang berlangsung di Kota Padang itu berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Forum tertinggi di tingkat cabang tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah organisasi sekaligus memperkuat soliditas internal para advokat.


Partisipasi anggota terbilang tinggi. Lebih dari 75 persen pemilik hak suara hadir dalam agenda tersebut, sehingga seluruh proses persidangan dinyatakan sah dan memenuhi syarat kuorum sesuai ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.


Selain mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, agenda utama Muscab kali ini adalah pemilihan ketua baru yang akan memimpin DPC PERADI Padang selama empat tahun ke depan.

Persaingan berlangsung antara dua nama yang sama-sama dikenal di kalangan advokat, yakni Guntur Abdurrahman, S.H., M.H. dan Fauzan Zakir, S.H., M.H. Proses pemilihan berlangsung terbuka dengan mengedepankan prinsip demokrasi serta profesionalisme.


Dari hasil penghitungan suara, Guntur Abdurrahman berhasil meraih dukungan mayoritas anggota dan resmi dipercaya untuk menakhodai organisasi advokat tersebut hingga 2030.


Dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih, Guntur membawa visi besar bertajuk “PERADI Padang sebagai Rumah Gadang Advokat”. Konsep itu menegaskan bahwa organisasi harus menjadi rumah bersama bagi seluruh anggota, tempat bertumbuhnya profesionalisme, penguatan kompetensi, serta ruang pengabdian kepada masyarakat.


Menurutnya, PERADI Padang ke depan harus mampu menjawab tantangan zaman dengan membangun organisasi yang solid, adaptif, modern, dan tetap menjaga marwah profesi advokat sebagai penegak hukum.


Guntur juga menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada Fauzan Zakir yang dinilainya memiliki peran besar dalam membangun fondasi DPC PERADI Padang sejak awal berdiri hingga terlaksananya Muscab pertama tahun ini.


“Perbedaan pilihan dalam Muscab adalah hal yang wajar dalam demokrasi organisasi. Sekarang saatnya kita kembali bersatu, memperkuat barisan, dan menjadikan PERADI Padang sebagai rumah besar bagi seluruh advokat,” ujar Guntur.


Ia memastikan kepemimpinannya akan merangkul semua pihak tanpa sekat, demi menciptakan organisasi yang lebih kuat, profesional, dan berintegritas.


Muscab pertama DPC PERADI Padang ini sekaligus menjadi tonggak baru bagi penguatan organisasi advokat di Sumatera Barat. Pergantian kepemimpinan diharapkan mampu membawa PERADI Padang semakin berperan dalam menjaga independensi profesi advokat serta memperluas akses masyarakat terhadap keadilan.(*)