Negara Kecil, Mimpi Besar, Tanjung Verde Tantang Argentina di Fase Gugur -->

Atas

Negara Kecil, Mimpi Besar, Tanjung Verde Tantang Argentina di Fase Gugur

Minggu, 28 Juni 2026

Skuad Tanjung Verde

 

Tanjung Verde, fajarsumbar.com - Timnas Cape Verde mencatat sejarah besar pada debut mereka di FIFA World Cup 2026 setelah sukses melangkah ke babak 32 besar. Negara kepulauan kecil di Afrika Barat dengan jumlah penduduk sekitar 600 ribu jiwa itu tampil mengejutkan dan membuktikan mampu bersaing dengan tim-tim elite dunia.


Keberhasilan Tanjung Verde tak lepas dari performa gemilang sang kiper veteran, Vozinha. Penjaga gawang berusia 40 tahun itu menegaskan bahwa timnya datang ke turnamen bukan sekadar pelengkap, tetapi untuk menunjukkan kualitas nyata.


“Banyak yang meragukan kami. Tapi kami datang untuk membuktikan bahwa pemain Tanjung Verde punya kualitas dan bisa bersaing di level tertinggi,” ujar Vozinha usai pertandingan melawan Saudi Arabia, Sabtu (27/6).


Tanjung Verde memastikan tiket ke fase gugur usai bermain imbang tanpa gol melawan Arab Saudi pada laga terakhir Grup H. Hasil tersebut membuat mereka finis sebagai runner-up grup, setelah sebelumnya juga meraih dua hasil imbang dalam laga sebelumnya.


Meski belum sekalipun menang di fase grup, konsistensi mereka mengumpulkan poin cukup untuk mengamankan satu tempat di babak knockout. Pencapaian ini menjadi kejutan besar sekaligus catatan bersejarah bagi sepak bola Afrika.


Vozinha kembali menjadi pahlawan setelah mencatat clean sheet keduanya di turnamen. Sebelumnya, ia juga sukses menjaga gawangnya tetap perawan saat menghadapi Spain, tim kuat Eropa yang difavoritkan melaju jauh.


Penampilan solid sang kiper membuat namanya menjadi sorotan media internasional. Namun, Vozinha menolak semua pujian diarahkan kepadanya seorang diri.


Menurutnya, keberhasilan Tanjung Verde merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang berjuang melampaui ekspektasi banyak pihak.


“Ini bukan tentang satu pemain. Ini tentang kerja kolektif, semangat, dan keyakinan kami sebagai tim,” tegasnya.


Tantangan lebih berat kini sudah menanti. Pada babak 32 besar, Tanjung Verde akan menghadapi sang juara bertahan, Argentina. Laga ini diprediksi menjadi ujian terbesar bagi kisah dongeng wakil Afrika tersebut di Piala Dunia 2026.(*)