Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Jorong Tanjung Ateh Tanjung Alam -->

Atas

Tiga Bangunan Hangus Terbakar di Jorong Tanjung Ateh Tanjung Alam

Selasa, 30 Juni 2026

Rumah yang terbakar di Jorong Tanjung Ateh Nagari Tanjung Alam


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Kebakaran hebat kembali melanda wilayah Tanah Datar, kali ini menghanguskan tiga bangunan yang terdiri dari satu unit rumah permanen, satu rumah gadang, dan satu unit toko, di Jorong Tanjuang Ateh, Nagari Tanjuang Alam, Kecamatan Tanjung Baru, Senin (29/6/2026) malam.


Berkat kesigapan petugas pemadam kebakaran, kobaran api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitarnya.


Berdasarkan laporan Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Tanah Datar, Suradi, informasi kebakaran diterima melalui Posko Damkar Salimpaung pada pukul 22.02 WIB. Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung bergerak menuju lokasi pada waktu yang sama dan tiba di tempat kejadian pada pukul 22.13 WIB untuk melakukan upaya pemadaman.


"Objek yang terbakar meliputi satu unit rumah permanen, satu rumah gadang dan satu unit toko. Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 15 x 40 meter persegi. Sementara itu, luas area yang berpotensi terdampak sekitar 12 x 40 meter persegi berhasil diselamatkan dari amukan api," sampainya.


Suradi tambahkan, pemilik rumah diketahui bernama Mardiswan (63), seorang pensiunan guru. Akibat kebakaran tersebut, dua kepala keluarga dengan total lima orang terdampak. Beruntung tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan pihak berwajib.


Untuk mengatasi kebakaran, Damkar Tanah Datar mengerahkan dua unit mobil Damkar dari Mako Batusangkar, satu unit dari Pos Salimpaung, satu unit dari Kota Payakumbuh, serta satu unit dari Kabupaten Lima Puluh Kota. Sebanyak 25 personel diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pendinginan.


"Selain personel pemadam kebakaran, proses penanganan juga mendapat dukungan dari aparat Kepolisian, TNI, PLN, serta BPBD. Sinergi antar instansi tersebut mempercepat proses pengamanan lokasi dan mencegah api merembet ke bangunan lain," tambah Kabid Damkar.


Kabid Damkar sampaikan lagi, hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi dinyatakan aman dan terkendali, meskipun kerusakan yang ditimbulkan tergolong berat karena tiga bangunan mengalami kerusakan parah. "Sementara itu terkait besaran kerugian material yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut sebesar 1,8 milyar," ungkapnya.


"Diimbau agar masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda kebakaran, agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin," pungkasnya. (F12)