Tim IV Monev KONI Sawahlunto Rampungkan Evaluasi Sembilan Cabor -->

AdSense New

Tim IV Monev KONI Sawahlunto Rampungkan Evaluasi Sembilan Cabor

Sabtu, 06 Juni 2026
Ketua Tim IV Monev KONI Sawahlunto, Muldayuri, memimpin rapat internal guna membedah hasil monitoring sembilan cabang olahraga jelang Porprov Sumbar 2026, Sabtu (6/6/2026). (foto/arif muhajirin)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Dinamika persiapan menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 semakin intensif bergulir di Kota Sawahlunto. Sebagai bentuk komitmen dalam menyusun kekuatan kontingen yang solid dan kompetitif, Tim IV Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kota Sawahlunto menggelar rapat internal yang berlangsung di Sekretariat KONI pada Sabtu, 6 Juni 2026. 


Pertemuan ini difokuskan untuk membedah secara rinci hasil peninjauan lapangan yang telah dilakukan secara maraton terhadap sejumlah cabang olahraga (cabor) unggulan.


​Rapat krusial ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim IV Monev, Muldayuri. Kehadiran seluruh personel tim, yang terdiri dari Efwilza, Afrinaldi, Leo Trisman, Taufik Hidayat, serta didampingi oleh Humas Anton Saputra, menegaskan keseriusan tim dalam mengawal fase persiapan ini. Forum internal tersebut berfungsi sebagai ruang penyaringan dan evaluasi awal sebelum seluruh data serta temuan lapangan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi, yakni rapat pleno KONI Kota Sawahlunto.


​Sebelumnya, Tim IV Monev telah bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke pusat-pusat pelatihan cabor. Sembilan cabang olahraga menjadi sasaran pemantauan intensif mereka, meliputi FOPI (petanque), PTMSI (tenis meja), Wushu, IBCA MMA, Perserosi (sepatu roda), Percasi (catur), IPSI (pencak silat), PBVSI (bola voli), dan PABSI (angkat besi). Dari kunjungan maraton tersebut, tim berhasil menghimpun potret riil mengenai kondisi fisik, mental, hingga kendala teknis yang dihadapi para atlet di lapangan.


​Salah satu agenda utama yang menyita perhatian dalam rapat tersebut adalah validasi dan kelengkapan data atlet. Langkah ini dinilai sangat vital guna menghindari permasalahan administratif di kemudian hari. Tim Monev secara jeli mencocokkan data yang diajukan oleh pengurus cabor dengan fakta objektif di tempat latihan. Kepastian mengenai keabsahan data ini menjadi fondasi utama sebelum para atlet melangkah ke tahapan seleksi dan pemusatan latihan yang lebih berat.


​Proses verifikasi ini memegang peranan kunci dalam menyaring total 534 atlet yang diajukan oleh 38 cabor sebagai calon kontingen yang akan membawa nama baik Kota Arang. Nantinya, setelah melalui pembahasan di rapat internal ini dan disahkan dalam rapat pleno KONI Sawahlunto, para atlet yang direkomendasikan akan langsung dihadapkan pada ujian fisik berupa tes VO2 MAX tahap dua yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Tes parameter fisik ini akan menjadi tolok ukur objektif untuk melihat sejauh mana ketahanan dan kesiapan stamina para atlet setelah menjalani program latihan intensif.


​Tidak hanya tertuju pada urusan administratif dan kebugaran fisik, rapat internal Tim IV juga melangkah lebih jauh dengan memetakan potensi raihan medali. Melalui analisis mendalam terhadap rekam jejak prestasi, konsistensi program latihan, serta grafik perkembangan kemampuan atlet selama dipantau, tim mulai menyusun klaster cabor dan atlet yang memiliki peluang besar untuk bertarung di zona perebutan medali emas pada Porprov mendatang.


​Ketua Tim IV Monev KONI Sawahlunto, Muldayuri, mengungkapkan bahwa objektivitas dalam memberikan penilaian dan rekomendasi adalah harga mati demi prestasi Sawahlunto. Hasil dari perumusan internal ini diyakini akan menjadi kompas bagi kebijakan strategis KONI ke depan.


​"Hasil rapat internal ini akan menjadi bahan masukan penting dalam rapat pleno KONI Kota Sawahlunto. Melalui proses monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, diharapkan persiapan kontingen Sawahlunto semakin matang sehingga mampu tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik pada Porprov Sumatera Barat 2026," tegas Muldayuri di sela-sela memimpin jalannya rapat.


​Dengan adanya evaluasi berlapis dan terukur yang diinisiasi oleh Tim IV Monev ini, langkah Kota Sawahlunto menuju Porprov 2026 kian terarah. Kerja keras dalam menyelaraskan data administratif, memantau kualitas fisik melalui tes VO2 MAX, serta memetakan potensi medali diharapkan mampu melahirkan kontingen yang tidak hanya besar secara kuantitas, tetapi juga tangguh secara kualitas demi mengibarkan kejayaan olahraga Kota Arang di tingkat provinsi. (ton)