![]() |
| Pincam Golkar SBH yang baru saat menerima bendera dari Sekrestaris DPD Golkar Solsel Martius. (Abg) |
Solsel, fajarsumbar.com - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah DPD 2 Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Solok Selatan mulai kembali membenahi struktur kepengurusan.
Struktur kepengurusan itu diawali dengan mengadakan Musyawarah Kecamatan (Muscam) pemilihan pimpinan kecamatan (Pincam) di tujuh kecamatan dan tiga Daerah Pemilihan (Dapil) yang ada di Solok Selatan, karena masa kepimpinan kecamatan 2019-2026 itu sudah berakhir tahun 2026 ini.
Pengurus DPD sudah merancang Muscam V Partai Golkar masing masing kecamatan, pertama Muscam di gelar di kecamatan Sangir Batang Hari, Minggu (14/6/2026) kemaren.
Muscam V Partai Golkar kecamatan Sangir Batang Hari langsung di aula pertemuan kantor camat SBH, langsung hadiri oleh ketua DPD Golkar Solok Selatan Yogi Pratama, ketua DPRD Solok Selatan Martius, anggota DPRD Solok Selatan fraksi Golkar, jajaran pengurus, camat SBH, wali nagari, kepala jorong, dan simpatisan.
Muscam itu langsung dibuka oleh ketua DPD 2 Golkar Solok Selatan Yogi Pratama dalam arahan menyampaikan, bahwa proses menuju Pemilu Legislatif dan Pemilu Eksekutif berikutnya sejatinya telah dimulai sejak saat ini. Karena itu, setiap pimpinan kecamatan harus memahami seluruh mekanisme organisasi dan mengerti apa yang harus dilakukan setelah Muscam ini.
“Tugas seorang Pincam tidak berhenti setelah Muscam selesai. Mereka harus turun langsung ke nagari dan jorong untuk membangun serta menghidupkan struktur partai dari tingkat paling bawah setelah SK diterbitkan,” tegasnya.
Yogi yang juga ketua fraksi partai Golkar provinsi Sumatera Barat itu menekankan pentingnya membangun mesin partai sejak dini. Menurutnya, struktur organisasi yang kuat akan menjadi fondasi utama saat menghadapi kontestasi politik mendatang.
Dia menyebutkan bahwa DPD Golkar Solok Selatan akan melakukan evaluasi dan audit terhadap struktur kepengurusan di tingkat kecamatan maupun nagari.
Regenerasi kader juga akan terus didorong dengan melibatkan para pimpinan terdahulu sebagai pembimbing bagi generasi penerus. Sebab itu, generasi muda harus diberikan kesempatan hari ini untuk memimpin partai di tingkat Kecamatan.
Selain itu, Golkar mulai mempersiapkan strategi untuk menjangkau pemilih pemula dan generasi Z yang diperkirakan memiliki pengaruh besar pada Pemilu 2029,"sebut amggota DPRD Sumbar itu.
Sebagai target politik, Yogi menegaskan bahwa mempertahankan delapan kursi Partai Golkar di DPRD Solok Selatan menjadi standar minimal yang harus dicapai.
Untuk mewujudkan hal tersebut, seluruh jajaran partai diminta bergerak lebih terstruktur, terukur, dan berkesinambungan.
“Mempertahankan delapan kursi DPRD merupakan target minimal kita. Karena itu, seluruh struktur harus bekerja lebih rapi dan terorganisir agar Golkar semakin kuat menghadapi tantangan politik ke depan,” pungkasnya.
Menurut Yogi, pelaksanaan Muscam bukan sekadar agenda formal untuk menerbitkan surat keputusan kepengurusan, tetapi menjadi bagian penting dalam membentuk pemimpin yang memahami tata kelola organisasi secara menyeluruh.
Ia menjelaskan, kader kader atau pengurus partai Golkar yang sudah tidak aktif, tidak akan kami tinggalkan, bahkan diajak kembali untuk mau bergabung dengan kepengurusan di parati Golkar inj. yang ingin berkembang ke jenjang yang lebih tinggi akan kami fasilitasi, asalkan sesuai dengan mekanisme dan aturan partai.
Setelah dilakukan sidang pleno oleh komisioner DPD, sehingga di dapat hasil Zulkhairi terpilih secara aklamasi menjadi ketua atau Pincam Golkar Sangir Batang Hari proode 2026-2030.(Abg)
Komentar