Bintang Muda SSB PSKS Sawahlunto Bersinar di Turnamen KKN UNP x Pemuda Muaro Bodi Cup 2026 -->

Atas

Bintang Muda SSB PSKS Sawahlunto Bersinar di Turnamen KKN UNP x Pemuda Muaro Bodi Cup 2026

Senin, 27 Juli 2026
Para talenta muda SSB PSKS Sawahlunto saat mengabadikan momen sebelum berjuang mengharumkan nama Kota Arang. (foto/istimewa)


Sijunjung, fajarsumbar.com - Sekolah Sepak Bola Persatuan Sepakbola Kota Sawahlunto (SSB PSKS) kembali membuktikan taringnya di kancah sepak bola usia dini. Di bawah naungan tangan dingin Coach Meko Suhendro, SSB PSKS sukses mengukir prestasi memukau pada ajang Turnamen Sepak Bola KKN UNP x Pemuda Muaro Bodi Cup 2026. Berkompetisi di dua kelompok umur, tim muda asal Kota Arang ini berhasil membawa pulang gelar runner-up untuk kategori Usia 12 Tahun (U-12) serta mengamankan posisi empat besar untuk kategori Usia 10 Tahun (U-10).


​Langkah skuad U-12 PSKS sepanjang turnamen berlangsung begitu impresif dan penuh percaya diri. Sejak laga pembuka di fase grup, anak-anak asuhan Coach Meko tampil dominan dengan melibas PORSETO lewat skor telak 4-1. Tren positif tersebut berlanjut saat mereka membungkam TJA dua gol tanpa balas, bermain imbang 0-0 kontra SOSKA, serta menutup laga grup dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas POBES. Memasuki babak semifinal, dominasi PSKS makin tak terbendung setelah menumbangkan GARUDA dengan skor 2-0.


​Pertandingan puncak yang digelar di Lapangan Muaro Bodi pada Minggu, 26 Juli 2026, menjadi klimaks perjuangan yang menyajikan drama sengit. Mempertemukan kembali PSKS dengan SOSKA di partai final, laga berlangsung dalam tempo tinggi dan diwarnai jual beli serangan. Namun, lewat pertarungan ketat yang menguras fisik serta emosi, PSKS harus merelakan gelar juara setelah SOSKA mencuri gol tunggal dan mengakhiri laga dengan skor tipis 0-1.


​Meski harus puas berada di podium kedua, pencapaian ini disambut hangat dan penuh rasa bangga oleh sang pelatih. "Anak-anak sudah berjuang luar biasa dari awal babak grup hingga peluit panjang di partai final. Kerja keras, disiplin, dan mental bertanding yang mereka tunjukkan di lapangan jauh lebih berharga daripada sekadar angka di papan skor," ungkap Coach Meko Suhendro usai laga.


​Gelaran turnamen ini tidak sekadar menjadi ajang perebutan piala, melainkan wadah krusial bagi anak-anak dalam mengasah bakat, memupuk jiwa sportivitas, serta mempererat kebersamaan. Atmosfer di Lapangan Muaro Bodi pun kian hidup berkat antusiasme tinggi dari para peserta, dorongan semangat dari orang tua, serta dukungan riuh warga setempat. Diharapkan turnamen ini dapat terus konsisten melahirkan bibit-bibit pesepak bola muda berprestasi sekaligus makin mempererat tali persaudaraan antarwarga di Nagari Muaro Bodi, Kabupaten Sijunjung. (ton)