![]() |
| KONI Kota Sawahlunto laksanakan Monev di Lapangan Ombilin guna pastikan kesiapan atlet sepak bola hadapi Porprov Sumatera Barat 2026. (foto/arif muhajirin) |
Sawahlunto, fajarsumbar.com - Terik matahari yang menyelimuti Lapangan Ombilin pada Jumat, 24 Juli 2026, tak sedikit pun mengurangi semangat para pemain PSSI Kota Sawahlunto. Keringat yang mengalir deras di setiap sesi latihan menjadi bukti nyata bahwa perjuangan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 bukan sekadar rutinitas semata. Lebih dari itu, agenda ini merupakan wujud tekad membara untuk membawa nama Kota Sawahlunto bersaing dan bersinar di tingkat tertinggi panggung olahraga Sumatera Barat.
Di tengah intensitas latihan yang terus meningkat, Tim I Monitoring dan Evaluasi (Monev) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto hadir secara langsung untuk memastikan setiap tahapan persiapan berjalan sesuai target yang dirancang. Kegiatan monitoring ini menegaskan komitmen penuh KONI dalam mengawal seluruh cabang olahraga agar mampu tampil dengan komposisi dan kekuatan terbaik saat ajang Porprov 2026 resmi bergulir.
Selama pemantauan berlangsung, para pemain menunjukkan determinasi tinggi tanpa ragu. Latihan demi latihan dijalani dengan tingkat disiplin yang amat ketat, mulai dari penguatan ketahanan fisik, penguasaan teknik dasar dan lanjutan, hingga penerapan strategi permainan di lapangan. Tak ada satu pun pemain yang ingin kehilangan momentum atau kesempatan untuk membuktikan diri layak mengenakan lambang Kota Sawahlunto di dada pada ajang bergengsi tersebut.
Ketua Tim I Monev KONI Kota Sawahlunto, Boy Purbadi, menyampaikan rasa bangganya saat menyaksikan secara langsung semangat juang yang diperlihatkan para atlet muda tersebut. Menurut penilaiannya, atmosfer latihan yang dipenuhi motivasi tinggi seperti ini merupakan modal dasar yang sangat krusial dalam membangun kedalaman tim yang tangguh serta bermental juara.
"Semangat yang diperlihatkan para pemain sangat baik. Kami berharap semangat ini terus dijaga sehingga proses pembinaan berjalan maksimal dan mampu menghasilkan tim yang siap bersaing pada Porprov Sumbar 2026," tegas Boy Purbadi.
Boy menekankan bahwa agenda pemantauan ini bukan sebatas formalidad evaluasi di atas kertas, melainkan bentuk dukungan serta kepedulian nyata KONI kepada seluruh cabang olahraga yang sedang berjuang. Melalui pemantauan berkala, setiap hambatan teknis maupun non-teknis yang dihadapi di lapangan dapat segera teridentifikasi dan dicarikan solusinya, sehingga jalur pembinaan atlet tetap berada pada koridor yang benar.
Kendati demikian, di balik membaranya semangat para pemain, tantangan dan pekerjaan rumah yang besar masih membentang di depan mata. Persaingan untuk memperebutkan posisi dalam skuad utama dipastikan berlangsung kian ketat. Setiap pemain dituntut untuk terus mengeksplorasi dan menunjukkan potensi terbaik mereka, mengingat hanya atlet yang berada dalam kondisi paling siap secara menyeluruh yang akan dipercaya mewakili Kota Sawahlunto.
Pandangan senada turut disampaikan oleh pelatih PSSI Kota Sawahlunto, Maiyulis, yang akrab disapa Coach Cilih. Ia menuturkan bahwa jajaran tim pelatih masih membutuhkan alokasi waktu tambahan agar proses penyaringan dan seleksi pemain dapat berjalan secara lebih matang, mendalam, serta objektif.
"Kami berharap ada perpanjangan waktu persiapan agar proses seleksi dapat dilakukan lebih maksimal. Dengan begitu, kami bisa lebih selektif dalam menentukan pemain yang akan memperkuat Kota Sawahlunto pada Porprov 2026," ujar Coach Cilih.
Coach Cilih menambahkan bahwa meracik tim sepak bola yang solid tidak hanya bertumpu pada kemampuan teknis semata, melainkan juga harus menyeimbangkan mental bertanding, kedisiplinan, serta koordinasi dan kekompakan antarpemain. Oleh sebab itu, setiap detik dalam sesi latihan menjadi tolok ukur yang amat berharga untuk memantau grafik perkembangan seluruh atlet.
Dengan tenggat persiapan yang terus berjalan, tumpuan harapan kini berada di atas kerja keras para pemain, kecerdasan ramuan pelatih, serta sinergi dukungan penuh dari KONI Kota Sawahlunto. Semangat yang memancar dari rumput Lapangan Ombilin menjadi penanda jelas bahwa perjuangan baru saja dimulai, dan dari lapangan inilah mimpi besar untuk mengibarkan panji kebanggaan Kota Sawahlunto pada Porprov Sumbar 2026 sedang diukir kuat-kuat. (ton)

Komentar