Dua Sekolah Berbeda Instansi Butuh Uluran Tangan Mereka Sama Sama Berikan Pendidikan Kepada Anak Bangsa -->

Atas

Dua Sekolah Berbeda Instansi Butuh Uluran Tangan Mereka Sama Sama Berikan Pendidikan Kepada Anak Bangsa

Senin, 27 Juli 2026

 

Inilah kondisi jalan menuju dua sarana pendidikan di Pekonina, jalan sepanjang 150 meter butuh bantuan.(Abg

Solsel, fajarsumbar.com - Dua buah sekolah di Nagari Pekonina Persiapan, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan, (Sumbar) ter abaikan. 

Di sana satu sekolah Negeri SD 16 Pekonina dan yang satu swasta MTs S Pekonina tetapi keduanya sama sama bertujuan yang sama memberikan pendidikan yang baik untuk anak bangsa, walaupun berbeda lembaga. 

Kedua lokasi sekolah itu luput dari perhatian pemerintah bahkan perusahaan yang berada di tengah tengah mereka seolah olah tidak lagi memperdulikan mereka lagi, dulu ada perhatian perusahaan Panas Bumi, cuma hanya satu kali. 

Kedua sekolah itu butuh sarana jalan ke sekolah yang tidak memadai lagi, berlibang sempit bahkan jika hujan sulit untuk di lalui, sementara sekolah itu memiliki banyak prestasi, termasuk peningkatan penerimaan murid baru setiap tahun selalu bertambah. 

Kepala sekolah MTs S Pekonina Junaidi Putra saat di konfirmasikan Media ini, Senin (27/7/2026) membenarkan bahwa kondisi jalan menuju ke  sekolah itu mang sudah rusak berat, pihaknya sudah sering menyampaikan melalui proposal baik ke pemerintah, kemenag, bahkan ke perusahaan terdekat PT Supreme Energy, sampai kini belum ada jawaban. 

"Ketingkat Musrenbang Kecamatan pun sudah sering kami sampaikan," ucap kepsek itu dengan nada lesu. 

"Di musrenbang kecamatan, usulan kami ini masuk nomor empat di kabupaten, proposal, namun tak kunjung turun," tambahnya. 

Dulu ada wacana, jika perusahaan ini sudah beroperasi semua kebutuhan sekolah terutama swasta yang berada di sekitar perusahaan, akan di perhatikan termasuk peningkatan gaji para guru dari perusahaan

Lebih jauh Junaidi Putra di dampingi sejumlah tenaga pendidik, pernah saya tanyakan ke pihak SEML ini jawabnya. 
Kalau dulu sistim perusahaan pendekatan ke masyarakat, kalau sudah berdiri atau beroperasi tidak bisa lagi seperti itu," ucapnya sedih. 

Ini bunyi surat yang pernah kami sampaikan ke tingkat Kabupaten

Sehubungan dengan kondisi jalan menuju MTsS Pekonina, dan SDN 16 Pekonia Nagari Pekonina, Kecamatan Pauh Duo, Kabupaten Solok Selatan yang saat ini dalam keadaan rusak berat, berlubang dan sangat licin ketika musim hujan, dengan ini kami selaku Komite Sekolah bersama Wali Murid MTsS Pekonina dan SDN 16 Pekonina memohon bantuan Bapak untuk perbaikan/pengerasan jalan tersebut.

Adapun kondisi yang kami hadapi
1. Jalan sepanjang ± [150] meter menuju sekolah masih tanah dan berlubang. 

2. Siswa sebanyak ± [220 orang) dan jalan ini juga jalan masyarakat, disaat hari hujan akses jalan sangat sulit dilalui, siswa sering terlambat bahkan tidak bisa masuk sekolah karena terjatuh dan pakaiannya kotor 

3. Membahayakan keselamatan siswa yang berjalan kaki dan menggunakan kendaraan

Besar harapan kami kiranya Bapak berkenan memberikan bantuan berupa [material/alat berat/pengecoran] demi kelancaran proses belajar mengajar dan keselamatan anak-anak kami.


Lain dengan pihak sekolah SD 16 Pekonina, kepala sekolah Ibuk Murni  tidak juga diperhatikan, pihak sekolah mengambil langkah mandiri, dengan mencari donatur, cari sumbangan untuk memperbaiki jalan jalan yang rusak. menuju sekolah, yang bertetangga dengan MTsS Pekonina, dan mengumpulkan warga serta orang tua murid, untuk. melakukan gotong royong bersama. 

" Yang namanya mandiri atau gotong royong, sampai dimana lah, tetapi kami bersyukur bisa dilaksanakan," ucap kepsek Murni.(Abg