![]() |
| . |
Melalui inovasi ini, ikan bilih yang merupakan komoditas khas Danau Singkarak diolah menjadi produk pangan bernilai tambah yang tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat nelayan, tetapi juga menjadi alternatif pangan bergizi bagi anak usia dini di wilayah terdampak bencana. Pendekatan pemberdayaan yang mengintegrasikan potensi lokal, penguatan ekonomi keluarga, dan peningkatan kualitas gizi masyarakat menjadi nilai utama dari program ini.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek, Dr. Fauzan Adziman,S.T,. M.Eng menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi dan mahasiswa yang berhasil menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Menurutnya, program-program seperti BILIH-PEDULI menunjukkan bahwa perguruan tinggi mampu menjadi motor penggerak solusi berbasis ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan di masyarakat. Dirjen Risbang juga menegaskan bahwa Program Mahasiswa Berdampak diharapkan mampu menghasilkan inovasi yang berkelanjutan, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Keikutsertaan BEM FIP KM UNP dalam seminar nasional tersebut sekaligus menjadi bentuk pengakuan terhadap kualitas pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak yang dijalankan UNP. Selain menjadi ajang berbagi pengalaman dengan perguruan tinggi lain di Sumatra, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan jejaring kolaborasi untuk memperluas dampak inovasi yang telah dihasilkan. (FIP KM UNP)

Komentar