![]() |
| Kondisi jalan Lembah Anai tadi malam, Jumat (31/7/2026). (dok.kabarpadang) |
Padang, fajarsumbar.com - Pengendara yang hendak melintasi jalur Padang-Bukittinggi diminta meningkatkan kewaspadaan. Ruas jalan di kawasan Lembah Anai, Padang Pariaman kembali tertutup material longsor pada Kamis (30/7/2026) malam.
Longsor terjadi di Kilometer 66+700 dan membuat badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Material berupa tanah dan batu dari lereng menutupi akses utama yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi tersebut.
Meski petugas bersama alat berat telah berada di lokasi, proses pembersihan belum dilakukan. Kondisi lereng masih belum stabil dan pergerakan material di sekitar titik longsor dikhawatirkan memicu longsor susulan.
Kasatlantas Polres Padang Panjang AKP Pifzen Finot, S.H., M.H., mengatakan keselamatan petugas menjadi pertimbangan utama dalam penanganan longsor tersebut.
Menurutnya, petugas masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di lokasi. Pergerakan batu dan material dari bagian atas lereng membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
“Proses evakuasi material longsor belum dapat dilakukan. Kondisi di lokasi masih dinilai berisiko karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan yang dapat membahayakan petugas,” ujar Pifzen.
Kondisi itu sekaligus menjadi peringatan bagi pengguna jalan agar tidak memaksakan diri melintasi kawasan Lembah Anai. Selain badan jalan yang masih tertutup, ancaman material longsor yang kembali bergerak juga menjadi faktor keselamatan yang harus diperhitungkan.
Pengendara yang memiliki tujuan Padang maupun Bukittinggi diimbau untuk sementara memilih jalur alternatif sampai pembersihan material selesai dilakukan dan kondisi jalan dinyatakan aman.
Petugas juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru mengenai kondisi jalur tersebut, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi meningkatkan risiko longsor di kawasan Lembah Anai.(Ab)

Komentar