Kuota Belum Terpenuhi, SPMB Diperpanjang -->

Atas

Kuota Belum Terpenuhi, SPMB Diperpanjang

Jumat, 03 Juli 2026
Nasrul, SH, M.Si


Padang Panjang, fajarsumbar.com  - Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) memperpanjang Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 tingkat SMP dari tanggal 3 hingga 4 Juli.


Kepala Disdikbud Nasrul, SH., M.Si, Jumat (3/7), menyampaikan, perpanjangan yang dilakukan tersebut dilakukan untuk memenuhi kuota yang belum terpenuhi dan kendala yang dialami sejumlah orang tua murid dalam mendaftarkan anaknya ke sekolah yang diminati.


“Dari data yang kita temukan, kuota jalur domisili, prestasi dan afirmasi di seluruh SMP di Padang Panjang belum terpenuhi. Sehingga kembali membuka SPMB tahap II,” jelasnya.


Menurut Nasrul, langkah tersebut menjadi jawaban atas keresahan masyarakat sekaligus memastikan tidak ada anak yang kehilangan hak memperoleh pendidikan hanya karena terhambat persoalan teknis maupun minimnya literasi digital.


“Masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya memahami mekanisme SPMB. Karena itu kami membuka kembali kesempatan melalui Tahap II agar seluruh anak tetap memiliki peluang memperoleh bangku sekolah. Kami juga akan memberikan pendampingan kepada masyarakat selama proses pendaftaran berlangsung,” ujar Nasrul.


Pada tahap lanjutan ini, calon peserta didik masih dapat memilih jalur domisili, prestasi dan afirmasi, sesuai kuota yang masih tersedia di SMP Negeri se-Padang Panjang. Sementara bagi peserta jalur prestasi, seleksi  dilaksanakan pada Minggu, 5 Juli 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai di sekolah tujuan.


Sementara itu, Walikota Padang Panjang, Hendri Arnis menegaskan, pendidikan merupakan hak dasar setiap anak yang tidak boleh terhalang oleh persoalan administratif maupun kendala teknologi.


“Kami tidak ingin ada satu pun anak di Padang Panjang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena belum memahami sistem pendaftaran atau terkendala proses teknis. Pemerintah harus hadir memberikan solusi. Karena itu kami meminta Dinas Pendidikan segera membuka kembali kesempatan pendaftaran agar seluruh anak mendapatkan hak yang sama untuk mengenyam pendidikan,” tegas Hendri.


Hendri Arnis juga menegaskan, peluang perpanjangan SPMB ini hendaknya dimanfaatkan oleh orang tua maupun wali murid untuk mendaftarkan anaknya, sehingga tidak ada lagi alasan murid di  tidak bersekolah di kota berjuluk Serambi Mekah ini.


“Kalau tidak juga dimanfaatkan, tentunya akan menjadi pertanyaan bagi pemerintah, apalagi kendalanya dan apa penyebabnya. Yang pasti, akan kita selesaikan permasalahannya satu persatu,” tutupnya. (syam)