Sawahlunto, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota Sawahlunto secara resmi melakukan langkah strategis penataan organisasi melalui pengangkatan dan mutasi sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, Kepala Puskesmas, serta Kepala Sekolah. Rangkaian prosesi pengukuhan ini dilaksanakan secara langsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Sawahlunto, Senin, 20 Juli 2026.
Proses mutasi ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Sawahlunto, H. Jeffry Hibatullah didampingi oleh Sekretaris Daerah, Rovanly Abdams dan pejabat penting lainnya.
Langkah ini diambil secara legal berdasarkan Keputusan Wali Kota Sawahlunto Nomor: 800.1.3.3/193/BKPSDM-SWL/2026 yang ditetapkan oleh Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra. Kebijakan mutasi ini dilakukan demi menjamin keberlangsungan roda pemerintahan, pengisian posisi yang lowong, serta optimalisasi pelayanan publik bagi masyarakat Kota Sawahlunto.
Dalam konsideran keputusan tersebut, Wali Kota menimbang bahwa pengangkatan ini mendesak dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas, dan Kepala Puskesmas dan Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Sawahlunto.
Langkah perombakan posisi ini juga telah melewati mekanisme normatif formal serta mengantongi legitimasi dari pusat, di mana ditegaskan bahwa proses tersebut telah mendapat Rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena para aparatur dipandang cakap, mampu, serta memenuhi syarat untuk memegang tanggung jawab yang baru. Secara yuridis, keputusan ini bersandar pada sejumlah regulasi nasional seperti Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara serta aturan manajemen kepegawaian lainnya.
Perubahan posisi yang tertuang dalam lampiran keputusan tertanggal 20 Juli 2026 ini menyasar berbagai sektor krusial, mulai dari pengawasan internal, pelayanan kesehatan dasar, hingga jajaran satuan pendidikan dasar. Pada struktur pengawasan instansi, jajaran fungsional auditor mendapatkan penugasan baru pada pos struktural Inspektorat Daerah.
Tuty Endrawati yang sebelumnya menjabat sebagai Auditor Ahli Muda kini diangkat menjadi Inspektur Pembantu I. Langkah serupa juga berlaku bagi Dewi Sartika yang bergeser menjadi Inspektur Pembantu II, serta Bobby Habibi, seorang Pembina Tingkat I, yang kini memegang amanah baru sebagai Inspektur Pembantu III dengan kategori jabatan Eselon III.a.
Tidak hanya di tingkat inspektorat, reposisi juga menyentuh unit pelaksana teknis kesehatan di Kota Sawahlunto. Rini Wulandari yang semula bertugas sebagai Kepala Seksi Pelayanan Medis UPTD RSUD Sawahlunto kini dimutasi menjadi Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Silungkang. Posisi administrasi Puskesmas Silungkang tersebut menggantikan Syafwati yang bergeser dari fungsional Asisten Apoteker Penyelia. Sementara itu, posisi puncak pelayanan kesehatan di wilayah tersebut kini dipercayakan kepada dr. Desti Wahyuni yang resmi diangkat sebagai Kepala Puskesmas UPTD Puskesmas Silungkang berdasarkan rekomendasi resmi BKN per 14 Juli 2026.
Melalui keputusan terpisah yang menjadi bagian dari rangkaian penataan ini, Pemerintah Kota Sawahlunto juga menyegarkan sektor pendidikan dengan menugaskan sejumlah guru senior menjadi kepala sekolah, baik di tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Penugasan sektor pendidikan ini didasarkan pada keputusan reguler sejak akhir Mei hingga Juni 2026. Di antara nama yang dimutasi, Jasma Susita resmi ditugaskan menjadi Kepala Sekolah TK Pembina Salak, Walmai Pendra memimpin TK Negeri Nurul Huda, dan Renizar memimpin SMP-SDI Kota Sawahlunto. Nama-nama guru lain seperti Doni Warman, Erlifa, Efrianis, dan Riki Mardanus juga mendapatkan promosi sebagai Kepala Sekolah di berbagai SD dan SMP di wilayah Sawahlunto guna memastikan akselerasi kualitas pendidikan di daerah tersebut.
Secara keseluruhan, nama-nama pejabat dan tenaga kependidikan yang masuk dalam daftar mutasi dan penugasan baru ini meliputi Tuty Endrawati yang menempati posisi Inspektur Pembantu I, Dewi Sartika sebagai Inspektur Pembantu II, dan Bobby Habibi sebagai Inspektur Pembantu III. Di sektor kesehatan terdapat Rini Wulandari sebagai Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Puskesmas Silungkang, Syafwati yang juga ditempatkan pada struktur tata usaha Puskesmas Silungkang, serta dr. Desti Wahyuni yang dipercaya menjabat Kepala Puskesmas UPTD Puskesmas Silungkang.
Sementara itu, gerbong mutasi di sektor pendidikan diisi oleh Jasma Susita sebagai Kepala Sekolah TK Pembina Salak, Walmai Pendra sebagai Kepala Sekolah TK Negeri Nurul Huda, Renizar sebagai Kepala Sekolah SMP-SDI Kota Sawahlunto, Doni Warman sebagai Kepala Sekolah SDN 12 Kubang Barat, Erlifa sebagai Kepala Sekolah SDN 01 Silungkang Tigo, Efrianis sebagai Kepala Sekolah SDN 18 Batu Kuali, dan Riki Mardanus sebagai Kepala Sekolah SMPN 5 Sawahlunto.
Penataan ini dilengkapi pula dengan penugasan Djeni Puspa Dewi sebagai Kepala Sekolah SDN 06 Lumindai, Antoni Bamidano sebagai Kepala Sekolah SDN 16 Koto Tuo, Osmi Zerni sebagai Kepala Sekolah SMPN 6 Sawahlunto, Lidya Susana sebagai Kepala Sekolah SDN 11 Silungkang Duo, Toni Syafril Putra sebagai Kepala Sekolah SDN 08 Kolok Mudik, Alviandri sebagai Kepala Sekolah SDN 05 Silungkang Oso, Artis Mawati sebagai Kepala Sekolah SDN 12 Sapan, Candra Pertiwi sebagai Kepala Sekolah TK Pembina Santur, serta Yulias sebagai Kepala Sekolah SDN 15 Kumanis Atas.
Dengan formasi baru ini, Pemerintah Kota Sawahlunto berharap setiap instansi dapat bergerak lebih dinamis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (ton)

Komentar