![]() |
| . |
Krismadinata menjelaskan, UNP sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) saat ini menempati peringkat ke-34 dunia pada indikator Sustainable Development Goals (SDGs) 4 atau Pendidikan Berkualitas dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperluas jejaring akademik internasional.
Tahun ini, sebanyak 16 penerima Beasiswa Padang Juara menjalani pendidikan di UNP sebelum melanjutkan studi selama dua tahun di sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Guangdong, yaitu Guangdong Food and Drug Vocational College, Foshan Polytechnic, dan Guangdong Songshan Polytechnic,” ujarnya.
Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang memiliki daya saing global sekaligus memperkuat hubungan akademik Indonesia dan China.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Delegasi Padang Juara yang dipimpin Wali Kota Padang, Fadly Amran, dalam rangka memperluas kerja sama pendidikan internasional. Pada 2026, sebanyak 60 warga Kota Padang memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di berbagai perguruan tinggi di China.
Staf Khusus Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Oki Earlivan Sampurno, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Padang yang melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan sumber daya manusia.
“Investasi terbesar bukan pada bangunan, tetapi pada manusia. Saat membangun manusia, kita sedang membangun masa depan,” katanya.
Forum tersebut juga dihadiri pimpinan sejumlah perguruan tinggi di Sumatera Barat dan delapan perguruan tinggi dari Provinsi Guangdong guna membahas peluang kerja sama akademik yang lebih luas antara Indonesia dan China.
( * )

Komentar