Mentawai, fajarsumbar.com - Sebanyak 30 pelajar terbaik dari tingkat SMA dan SMK di Kabupaten Kepulauan Mentawai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tingkat kabupaten tahun 2026. Peserta terdiri atas 20 siswa dan 10 siswi yang berasal dari 10 sekolah menengah di berbagai wilayah Mentawai.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Turonia, Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, resmi dibuka oleh Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana Samaloisa, pada Selasa (4/8). Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibra merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh disiplin dan dedikasi.
Rinto mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian pelatihan dengan serius agar mampu memberikan penampilan terbaik saat bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026. Menurutnya, kerja keras yang disertai doa akan menghasilkan pencapaian yang maksimal.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Joni Anwar, menjelaskan bahwa pelaksanaan Diklat berpedoman pada Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, Peraturan BPIP Nomor 3 Tahun 2022, serta Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Kesbangpol Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2026.
Ia menyebutkan, pelatihan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, berkarakter kuat, berjiwa nasionalisme, mencintai tanah air, serta mampu menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Diklat dijadwalkan berlangsung selama 15 hari, mulai 4 hingga 18 Agustus 2026. Seluruh peserta merupakan hasil seleksi dari 10 SMA dan SMK di Kabupaten Kepulauan Mentawai, yakni SMAN 2 Sipora, SMAN 1 Sipora, SMA Negeri 1 Siberut Selatan, SMA Negeri 1 Siberut Utara, SMA Negeri 1 Siberut Tengah, SMAN 1 Siberut Barat Daya, SMAN 1 Pagai Utara, SMAN 1 Pagai Selatan, SMKN 2 Kepulauan Mentawai, dan SMA Swasta Penabur Berkat.(des*)

Komentar