![]() |
| Penyerahan dana dividen dan CSR bidang Pendidikan Bank Nagari oleh pimpinan Cabang Bank Nagari Sijunjung kepada Bupati Sijunjung, |
Sijunjung, fajarsumbar.com - Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sijunjung turut diwarnai penyerahan dividen Bank Nagari kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung. Nilai dividen yang diserahkan mencapai Rp18.707.726.649.
Penyerahan dilakukan usai upacara peringatan HUT ke-81 RI di Lapangan Prof. Muhammad Yamin, S.H., Muaro Sijunjung, Senin (17/8). Dividen tersebut diserahkan Kepala Cabang Bank Nagari Sijunjung, Ilham Ibrahim, kepada Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
Ilham mengatakan, dividen tersebut merupakan bagian dari kontribusi Bank Nagari kepada para pemegang saham sekaligus cerminan kinerja perusahaan. Dana tersebut diharapkan dapat mendukung pembangunan dan program pemerintah daerah.
Tak hanya dividen, Bank Nagari Cabang Sijunjung juga menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp140 juta. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi sektor pendidikan di Kabupaten Sijunjung.
“Bantuan pendidikan ini merupakan bentuk komitmen sosial Bank Nagari untuk ikut mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sijunjung,” ujar Ilham, didampingi Wakil Kepala Cabang Arif, Selasa (18/8).
Meski tetap memberikan kontribusi besar, Ilham mengakui nilai dividen tahun ini mengalami sedikit penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut tidak terlepas dari perlambatan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025.
Perlambatan ekonomi turut memengaruhi pertumbuhan kredit Bank Nagari. Dampaknya, pendapatan bunga ikut tertekan sehingga berpengaruh terhadap perolehan laba dan besaran dividen yang dibagikan.
Menurut Ilham, kondisi perekonomian juga dipengaruhi situasi geopolitik yang berdampak terhadap ekonomi nasional dan Sumatera Barat. Di sisi lain, sejumlah bencana alam yang terjadi di Sumbar turut memberikan tekanan terhadap aktivitas usaha masyarakat.
Kondisi tersebut kemudian berdampak kepada para debitur Bank Nagari. Untuk membantu nasabah yang terdampak, Bank Nagari memberikan kebijakan relaksasi berupa penundaan pembayaran bunga kredit.
Kebijakan tersebut menjadi salah satu faktor yang ikut memengaruhi pendapatan dan laba bank. Kendati demikian, Bank Nagari tetap berupaya menjaga kinerja sekaligus menjalankan perannya sebagai bank pembangunan daerah dan mitra pemerintah daerah. (Sh)
Komentar