Bukan Sekadar Lari, John Kenedy Azis Turun Pungut Sampah Bersama Anak-anak di Pantai Katapiang -->

Iklan Atas

Bukan Sekadar Lari, John Kenedy Azis Turun Pungut Sampah Bersama Anak-anak di Pantai Katapiang

Sabtu, 01 Agustus 2026

Terlihat salah seorang anak lagi memungut sampah yang dimotori Bupti John Kenedy Azis acara Barefoot Runing di Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Padang Pariaman, Sabtu 1 Agustus 2026


Katapiang
- Di saat ribuan peserta masih larut dalam euforia Barefoot Running Padang Pariaman 2026, pemandangan berbeda justru mencuri perhatian di Pantai Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Sabtu (1/8/2026). Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis tidak memilih berdiri di atas panggung menikmati kemeriahan acara.


Ia justru berjalan menyusuri bibir pantai, mengajak puluhan anak-anak memungut sampah yang berserakan usai perlombaan.


Aksi sederhana itu sontak menjadi pusat perhatian sekaligus menyampaikan pesan kuat bahwa kesuksesan sebuah event tidak berhenti di garis finis.


Tanpa protokoler yang berlebihan, John Kenedy Azis membaur bersama anak-anak, memungut botol plastik, gelas bekas, kertas, hingga sampah lain yang ditinggalkan pengunjung. Bagi orang nomor satu di Padang Pariaman itu, menjaga kebersihan bukan sekadar slogan, melainkan kebiasaan yang harus dimulai dari tindakan nyata.


Bahkan, aksi memimpin bersih-bersih seusai kegiatan telah menjadi tradisi yang terus ia lakukan dalam berbagai agenda pemerintah daerah.


Agar semangat anak-anak semakin membuncah, John Kenedy Azis menghadirkan tantangan yang langsung disambut sorak gembira. Ia menyiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp200 ribu bagi pengumpul sampah terbanyak, Rp100 ribu untuk peringkat kedua, dan Rp50 ribu bagi peringkat ketiga.


Anak-anak lainnya pun tidak pulang dengan tangan kosong. Karena, panitia juga membagikan berbagai hadiah hiburan dan doorprize sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian mereka terhadap lingkungan.


Seketika suasana pantai berubah. Puluhan anak berlarian membawa kantong sampah, berlomba mengumpulkan setiap botol plastik, bungkus makanan, dan gelas bekas yang berserakan. 


Dalam waktu singkat, kawasan Pantai Katapiang yang sebelumnya dipenuhi sisa aktivitas ribuan pengunjung kembali bersih dan tertata. Tepuk tangan pengunjung pun mengiringi aksi yang bukan hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi.


Menurut John Kenedy Azis, kegiatan tersebut jauh lebih besar maknanya daripada sekadar perlombaan memungut sampah. Ia ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama.


"Kita ingin mengajarkan budaya bersih dan peduli lingkungan kepada anak-anak. Setiap event pasti menghasilkan sampah, sehingga semua yang menikmati kegiatan ini juga memiliki kewajiban untuk ikut menjaganya," tegasnya.


Ia menambahkan, Pantai Katapiang merupakan salah satu destinasi wisata yang tengah dipersiapkan menjadi kebanggaan baru Kabupaten Padang Pariaman.


Kebersihan kawasan harus menjadi budaya yang terus dijaga agar wisatawan memperoleh kesan positif ketika berkunjung.


Menurutnya, pariwisata yang maju tidak hanya ditentukan oleh keindahan alam, tetapi juga oleh kesadaran masyarakat dalam merawat lingkungan secara bersama-sama.


Aksi yang dilakukan John Kenedy Azis bersama puluhan anak-anak itu, akhirnya menjadi penutup paling berkesan dari Barefoot Running Padang Pariaman 2026.


Di balik kemeriahan ribuan pelari dan sengitnya persaingan di lintasan, tersimpan pesan yang jauh lebih penting: olahraga mampu menyatukan banyak orang, tetapi kepedulian terhadap lingkungan adalah warisan yang akan terus hidup.


Dari Pantai Katapiang, Padang Pariaman tidak hanya menggelar sebuah lomba, melainkan mengirimkan pesan bahwa destinasi wisata yang hebat adalah destinasi yang bersih, terawat, dan dijaga bersama.(saco).