Dosen Fakultas Kesehatan dan Psikologi UNP Kembali Lakukan Pengabdian Masyarakat di Nagari Pakandangan -->

Iklan Atas

Dosen Fakultas Kesehatan dan Psikologi UNP Kembali Lakukan Pengabdian Masyarakat di Nagari Pakandangan

Rabu, 26 Agustus 2026


.
Padang Pariaman, FajarSumbar.Com - Dosen Fakultas Kesehatan dan Psikologi Universitas Negeri Padang (UNP) Kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat di Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman dengan Mengusung Tema "Implementasi Sistem Pengendalian Risiko Demam Berdarah, Berbasis Zona Mikro Blok Rumah".

Armaita, Koordinator Dosen Pengabdian Masyarakat Fakultas Kesehatan dan Psikologi UNP mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan setiap tahun di Nagari Pakandangan.

"Di tahun 2025, kita juga terlibat di tengah-tengah Masyarakat dengan mengusung tema, "Nagari Pakandangan Bebas Deman Berdarah",kata Armaita pada sesi wawancara Selasa (25/08/2026).

Lebih lanjut dia mengatakan, di Tahun 2026 tema Pengabdian Masyarakat adalah "Implementasi Sistem Pengendalian Risiko Demam Berdarah Berbasis Zona Mikro Blok Rumah".

"Maksudnya adalah, ibu-ibu kader yang telah dibentuk dan diberi pelatihan dalam pengendalian jentik nyamuk. Pada kegiatan hari ini diberikan edukasi bahwasanya jentik nyamuk DBD bisa diberantas. Dengan cara langsung melakukan penyuluhan serta aksi ke tengah-tengah masyarakat,"ujar Armaita.

Lanjut dia, para kader langsung bergerak mengambil tindakan. Dengan demikian populasi jentik nyamuk DBD dapat menurun sehingga setiap tahunnya angka DBD di Nagari Pakandangan dapat menurun secara signifikan," ujar Armaita.

"Ditahun ini Nagari Pakandangan dapat dikatakan sudah jauh dari DBD. Sebelum kita masuk, daerah ini merupakan peringkat II di serang DBD dan sekarang bisa dikatakan sudah bebas dari DBD,"pungkas Armaita.

Implementasi/Tindakan yang dilakukan Kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik) saat melakukan edukasi seperti, membuang sampah pada tempat nya, membersihkan kamar mandi dan menutup tempat penampungan air.

Lanjut Armaita di tahun 2026, Program Berdampak Pengabdian Masyarakat Dosen UNP diantaranya: Edukasi Pencegahan DBD, Pelatihan Kader Jumantik, Penetapan Zona Resiko (Rendah, Tinggi, Maju), Pemeriksaan Jentik Berkala, Goro. Pembersihan sarang nyamuk dan implementasi Sistem Monitoring Berbasis Zona resiko.

"Dengan materi edukasi yang disampaikan yakninya: Meningkatkan kesadaran masyarakat, memperkuat peran kader dan gotong royong, serta menurunkan resiko penularan DBD secara efektif dan berkelanjutan,"tutup Armaita. (*)