Sawahlunto, fajarsumbar.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto terus memantapkan langkah dalam mempersiapkan kontingen terbaik menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat yang dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 14 Oktober 2026 mendatang.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pelaksanaan tes kebugaran fisik VO2 Max tahap III atau tahap terakhir yang dipusatkan di Lapangan Ombilin selama dua hari, Sabtu hingga Minggu, 8 sampai 9 Agustus 2026. Uji fisik berbasis sport science ini menjadi pijakan krusial untuk menyaring dan memastikan kesiapan menyeluruh para atlet sebelum berlaga di pesta olahraga terbesar ranah Minang tersebut.
Di sela-sela memantau jalannya pengujian pada Sabtu, 8 Agustus 2026, Ketua Umum KONI Kota Sawahlunto, H. Jhon Reflita, memberikan penekanan tegas kepada seluruh jajaran pengurus cabang olahraga (cabor) dan para pelatih. Ia meminta agar pengawasan serta pendampingan terhadap para atlet dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di setiap fase persiapan.
"Pengurus cabor dan para pelatih harus terus mendampingi atletnya secara melekat, mulai dari tahapan persiapan, pemusatan latihan, hingga nanti pada pelaksanaan Porprov XVI Sumbar. Kedisiplinan dan kebersamaan antara pelatih dan atlet adalah kunci utama untuk mencapai performa puncak," tegas H. Jhon Reflita di Lapangan Ombilin.
Proses seleksi dan pembinaan yang berjalan maraton ini juga ditegaskan oleh Wakil Ketua I KONI Kota Sawahlunto, Boy Purbadi. Ia menjelaskan bahwa tes fisik VO2 Max tahap akhir ini merupakan muara dari rangkaian panjang seleksi atlet yang telah digulirkan KONI Kota Sawahlunto sejak Februari 2026.
“Ini adalah rangkaian terakhir dari proses seleksi atlet yang telah dilaksanakan KONI Kota Sawahlunto sejak bulan Februari. Proses yang kita jalani tidak mudah dan dilakukan secara ketat untuk menyaring atlet-atlet terbaik yang akan membawa nama Kota Sawahlunto pada Porprov 2026,” jelas Boy Purbadi. Ia menambahkan bahwa seluruh tahapan, mulai dari monitoring dan evaluasi, hingga uji kebugaran, dirancang untuk memastikan atlet memiliki kesiapan fisik, mental, serta potensi prestasi yang benar-benar optimal.
Pada hari kedua pelaksanaan tes, Minggu, 9 Agustus 2026, hasil positif mulai terlihat dari grafik ketahanan fisik para atlet. Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sawahlunto, Ari Pramanto, menguraikan bahwa secara umum capaian daya tahan paru-jantung para atlet menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan hasil tes VO2 Max pada tahapan sebelumnya.
Meski demikian, dinamika ketidakhadiran masih ditemui di lapangan. Dari ratusan atlet yang dipanggil untuk mengikuti tes fisik tahap akhir ini, dominasi capaian VO2 Max di atas rata-rata saat ini masih dipegang oleh para atlet dari cabang olahraga PSSI dan PBSI. Di sisi lain, KONI mencatat masih ada beberapa atlet yang belum hadir tanpa keterangan. Namun, bagi atlet yang tidak dapat hadir dengan alasan atau keterangan yang sah, KONI Sawahlunto telah menyiapkan kebijakan penjadwalan ulang melalui tes VO2 Max susulan.
Beberapa atlet yang terpaksa absen pada tes kebugaran akhir pekan ini di antaranya sedang berjuang membawa nama daerah di ajang bergengsi lain. Cabang olahraga futsal (AFKOT), misalnya, tengah berjuang di babak final Liga Futsal Nusantara (LFN) tingkat Sumbar di Lapangan Rafhely Futsal Bypass, Kota Padang, pada Minggu, 9 Agustus 2026. Pada laga puncak tersebut, tim futsal Sawahlunto tampil mengesankan dengan membungkam tim Pasaman lewat skor ketat 4-3, sekaligus mengunci gelar Juara I dan mengamankan tiket menuju putaran tingkat nasional.
Kabar membanggakan juga datang dari cabang olahraga panjat tebing (FPTI) yang pada hari yang sama berlaga dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) di Kabupaten Padang Pariaman. Dari total 12 nomor yang dipertandingkan, para atlet FPTI Sawahlunto tampil dominan dengan sukses menyapu bersih 11 medali emas.
Atas raihan prestisius tersebut, Ketua FPTI Sawahlunto, Aspil Abyas, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas perhatian penuh pengurus jajaran olahraga daerah. "Kami sangat mengapresiasi KONI Sawahlunto yang terus memberikan dukungan penuh, sehingga para atlet FPTI dapat tampil maksimal dan mendulang prestasi luar biasa pada Kejurda kali ini," ungkap Aspil Abyas.
Ajang Kejurda Panjat Tebing ini turut mendapat perhatian luas dengan kehadiran Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Wahyu Pristiawan Buntoro. Rentetan capaian positif dari berbagai cabor ini semakin menebalkan optimisme KONI Kota Sawahlunto untuk membawa kontingennya tampil perkasa dan mengukir sejarah prestasi pada Porprov XVI Sumatera Barat mendatang. (ton)

Komentar