Hendra Aswara Ultimatum Dinas Kesehatan: Rakor Jangan Hanya Jadi Seremoni -->

Iklan Atas

Hendra Aswara Ultimatum Dinas Kesehatan: Rakor Jangan Hanya Jadi Seremoni

Senin, 03 Agustus 2026
Pj Sekda Padang Pariaman Hendra Aswara bersama peserta rapat koordinasi layanan kesehatan masyarakat di Grand Buana Lestari Hotel Katapiang, Batang Anai, Senin 3 Agustus 2026


Katapiang - Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti pada rapat, laporan, atau tumpukan rekomendasi. Pesan itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kesehatan Masyarakat yang digelar Dinas Kesehatan di Hotel Grand Buana Lestari, Katapiang, Batang Anai, Senin (3/8/2026).


Forum yang berlangsung selama dua hari tersebut menjadi momentum menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat perbaikan layanan kesehatan hingga menyentuh masyarakat di tingkat nagari.


Rakor yang dibuka Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, dihadiri kepala perangkat daerah terkait, jajaran Dinas Kesehatan, para kepala bidang, serta 74 peserta dari berbagai unsur pelayanan kesehatan.


Kehadiran lintas sektor itu menjadi penegasan bahwa persoalan kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat, terukur, dan berkesinambungan.


Dalam arahannya, Hendra Aswara melontarkan pesan tegas kepada seluruh peserta. Menurutnya, rapat koordinasi harus menghasilkan perubahan nyata, bukan sekadar rutinitas administratif yang berakhir di ruang pertemuan.


Ia meminta seluruh program dievaluasi secara jujur, setiap kendala di lapangan dibuka tanpa ditutup-tutupi, lalu diterjemahkan menjadi langkah konkret yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Rakor ini, kata Hendra Aswara, harus menjadi ruang untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi program, mengidentifikasi persoalan, sekaligus merumuskan solusi yang benar-benar bisa dijalankan. 


"Jangan berhenti pada rekomendasi, tetapi lahirkan aksi nyata yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan," tegas Hendra.


Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus memperkuat sektor kesehatan melalui pembenahan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, optimalisasi teknologi informasi, hingga penguatan koordinasi lintas sektor dari tingkat kabupaten sampai ke nagari.


Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan primer yang lebih cepat, lebih mudah dijangkau, dan semakin berkualitas.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman, Engga Lift Irwanto, melaporkan bahwa Rakor difokuskan pada evaluasi capaian indikator program kesehatan masyarakat hingga Triwulan II, pemetaan berbagai hambatan di lapangan, penyusunan strategi percepatan target, serta penguatan implementasi Transformasi Layanan Primer melalui pendekatan klaster.


Selain itu, forum ini juga menjadi wadah menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan kesehatan nasional yang ditetapkan Kementerian Kesehatan agar target Triwulan III dan IV dapat dicapai secara optimal.


Mengusung tema "Penguatan Layanan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas di Kabupaten Padang Pariaman", rakor ini diharapkan menjadi titik balik lahirnya pelayanan kesehatan yang lebih responsif, terpadu, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, ukuran keberhasilan bukan lagi banyaknya rapat yang digelar. Melainkan sejauh mana masyarakat benar-benar merasakan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, lebih berkualitas, dan lebih merata hingga ke pelosok daerah.(saco).