Kursi Kankemenag Padang Pariaman Masih Misteri -->

Iklan Atas

Kursi Kankemenag Padang Pariaman Masih Misteri

Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Haji Edison Yusri (foto.dok.saco). 

Padang - Kursi Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Padang Pariaman masih menyisakan tanda tanya. Sejak ditinggalkan H. Syafrizal yang memasuki masa pensiun terhitung 1 Agustus 2026, jabatan strategis itu belum juga memiliki sosok definitif.


Di tengah kebutuhan pelayanan publik yang tak boleh tersendat, posisi tersebut untuk sementara diisi pelaksana tugas (Plt).


Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat (Kanwil Kemenag Sumbar) menunjuk H. Edy Oktafiandi, S.Ag., M.Pd. sebagai Plt. Kepala Kankemenag Padang Pariaman.


Edy yang juga menjabat Kepala Kankemenag Kota Pariaman dinilai menjadi pilihan untuk menjaga roda pelayanan dan pemerintahan bidang keagamaan tetap berjalan.


Namun, siapa yang akhirnya menduduki kursi tersebut masih bergantung pada proses dari Kementerian Agama RI.


Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumbar, Edison Yusri, saat dikonfirmasi awak media ini pada Selasa (18/8/2026) siang, menyebut pihaknya masih menunggu petunjuk serta jadwal assessment dari Kemenag Pusat.


“Bila telah keluar petunjuk assessment tersebut, kita akan ajukan nama-nama yang ikut. Ya, kita tunggu petunjuk dari Kemenag Pusat,” kata Edison, yang pernah meraih Kepala KUA Kecamatan Teladan Sumbar dari Tanah Datar tersebut.


Menariknya, pada saat ini Padang Pariaman menjadi satu-satunya jabatan Kepala Kankemenag kabupaten/kota di Sumbar yang tengah diproses untuk pengisian.


Edison mengakui belum ada jabatan lain yang akan diisi atau digeser dalam waktu dekat, mengingat mutasi dan rotasi Kepala Kankemenag baru saja dilakukan beberapa waktu lalu.


"Sabar ya, nanti diberitahu bila telah turun jadwal Assesmentnya, dan nama-nama yang ikut. Sebab pelaksanaannya, lelang terbuka untuk mengisi eselon III tersebut" sebutnya ramah. 


Meski proses resmi belum bergulir, bursa nama-nama mulai berembus kencang di lingkungan internal Kemenag Padang Pariaman. Sejumlah nama disebut-sebut memiliki kans untuk mengisi jabatan tersebut.


Bahkan, isu yang berkembang tak hanya berkutat pada figur internal, tetapi juga membuka kemungkinan adanya sosok dari luar Padang Pariaman.


Penunjukan Edy sebagai Plt pun memunculkan tafsir tersendiri. Dengan rekam jabatan sebagai Kepala Kankemenag Kota Pariaman dan sebelumnya Kepala Kankemenag Kota Padang.


Sebab, keberadaan dia untuk sementara dianggap dapat menjadi penyangga agar pelayanan tetap stabil. Sekaligus meredam potensi gesekan di tengah tarik-menarik nama dikalangan internal..


Kini, semua mata tertuju pada Kemenag Pusat. Siapa yang akan dipilih, dan apakah assessment nantinya benar-benar menjadi pintu menuju proses yang transparan untuk mengakhiri teka-teki kursi Kankemenag Padang Pariaman. Ataukah hanya sebagai memenuhi proses administrasi saja?. (saco).