![]() |
| . |
Paninggahan, FajarSumbar.Com -Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) Tahun 2026 di Nagari Paninggahan secara resmi menyelesaikan serta menyerahkan program kerja utama mereka di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok.
Program strategis tersebut berupa penyusunan Peta Jalur Wisata Paninggahan dan Peta Administrasi Nagari Paninggahan. Program ini lahir dari hasil observasi lapangan serta diskusi bersama pemerintah nagari dan masyarakat mengenai pentingnya ketersediaan informasi wilayah yang jelas, baik untuk kepentingan pariwisata maupun pelayanan masyarakat.
Berdasarkan pemetaan awal, Nagari Paninggahan memiliki potensi geografis dan pariwisata alam yang sangat kaya. Namun, keterbatasan akses terhadap media informasi yang akurat dan terstruktur selama ini menjadi kendala, baik dalam mengarahkan wisatawan maupun dalam mendukung kejelasan batas wilayah administrasi pemerintahan.
Selain mendukung sektor pariwisata, mahasiswa KKN juga menyusun Peta Administrasi Nagari Paninggahan. Peta ini memuat batas wilayah antar jorong serta lokasi berbagai fasilitas dan pelayanan masyarakat yang ada di nagari.
Kehadiran peta administrasi diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mengenali wilayahnya, sekaligus menjadi sumber informasi yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah nagari dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan perencanaan pembangunan
.
Proses penyusunan kedua peta dilakukan melalui observasi lapangan, pengumpulan data, dokumentasi, serta koordinasi dengan perangkat nagari dan para kepala jorong. Mahasiswa KKN berupaya memastikan bahwa data yang digunakan sesuai dengan kondisi nyata di lapangan sehingga peta yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dalam sesi wawancara dan penyerahan peta, Wali Nagari Paninggahan, Agung Satria, menekankan betapa pentingnya luaran pemetaan ini bagi masa depan pemerintahan nagari.
“Peta ini salah satu instrumen petunjuk wilayah yang dapat dipergunakan dalam tata ruang kita. Ketika kita melakukan usulan program pembangunan, tentu kesesuaian tata ruang sangat diperlukan. Peta ini sangat penting untuk kejelasan administrasi wilayah. Selama ini peta nagari maupun batas antar-nagari memang belum ada secara detail. Hari ini Paninggahan sangat terbantu oleh mahasiswa KKN UNP, terutama dengan diserahkannya data SHP yang bisa kita integrasikan untuk perencanaan masa depan,” ujarnya.

Komentar.jpg)
