Padang Panjang Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak -->

Iklan Atas

Padang Panjang Perkuat Pencegahan Kekerasan Anak

Kamis, 06 Agustus 2026
Sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di Padang Panjang.


Padang Panjang – Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Sosial, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPKBPPPA) terus memperkuat upaya perlindungan anak dengan menggelar sosialisasi tentang pencegahan kekerasan terhadap anak dan perkawinan usia dini, Kamis (6/8).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kelurahan Silaing Bawah tersebut diikuti sekitar 60 peserta. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.

Kepala Dinsos PPKBPPPA Padang Panjang, Dr. Winarno, mengatakan perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, dan seluruh lapisan masyarakat.

Menurutnya, kerja sama berbagai pihak sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak maupun praktik perkawinan usia dini. Selain itu, masyarakat juga harus memahami berbagai bentuk kekerasan beserta dampaknya terhadap perkembangan fisik, mental, dan masa depan anak.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kepedulian masyarakat dalam melindungi anak dari berbagai ancaman. Dengan sinergi antara pemerintah, TP-PKK, dan masyarakat, Kota Padang Panjang diharapkan mampu menjadi daerah yang semakin ramah anak serta melahirkan generasi yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing.

Sosialisasi itu turut menghadirkan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, sebagai narasumber.

Dalam pemaparannya, Maria menekankan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam memberikan rasa aman sekaligus mendukung anak untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak agar setiap persoalan dapat dikenali serta diselesaikan sejak dini.

Menurutnya, anak-anak harus dibimbing menjadi pribadi yang percaya diri, berani menyampaikan pendapat, mengejar cita-cita, serta mampu menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, penyalahgunaan narkoba, maupun perilaku negatif lainnya.

Maria menambahkan, mewujudkan lingkungan yang ramah anak bukan hanya dengan menjauhkan mereka dari tindakan kekerasan, tetapi juga memastikan anak memperoleh kasih sayang, perhatian, pendidikan yang layak, dan suasana yang membuat mereka merasa aman, dihargai, serta bahagia.(syam)