![]() |
| . |
Sekayu, fajarsumbar.com - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah menjadi momentum bagi Majelis Taklim Toharo Kabupaten Musi Banyuasin untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menghidupkan syiar Islam di tengah masyarakat.
Semangat itu diwujudkan melalui berbagai perlombaan keagamaan yang digelar di Pendopo Griya Bumi Serasan Sekate, kompleks Rumah Dinas Bupati Musi Banyuasin, Ahad (23/8/2026). Mengangkat tema “Menjalin Ukhuwah Antar Majelis Taklim se-Kabupaten Musi Banyuasin”, kegiatan tersebut diikuti ratusan jamaah dan perwakilan majelis taklim dari berbagai wilayah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 23-24 Agustus 2026, mempertandingkan dua cabang, yakni Tartil/Murottal Al-Qur'an Surat Al-Mulk dan pembacaan Al-Barzanji. Selain perlombaan, suasana acara turut diramaikan penampilan Grup Rebana Nurul Musthofa Majelis Taklim Toharo di bawah bimbingan Isro' Mikawati, S.Ag., M.Pd.I.
Ketua Panitia PHBI Majelis Taklim Toharo, Rodiah Tohet, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang bukan hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan kecintaan jamaah terhadap Al-Qur'an serta mempertahankan tradisi pembacaan Barzanji dan sholawat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. Tercatat 55 peserta mengikuti Lomba Tartil Qur'an secara perorangan dan 55 kelompok ambil bagian dalam Lomba Barzanji,” ujar Rodiah.
Menurutnya, panitia juga telah menyiapkan piala, sertifikat dan uang pembinaan bagi peserta yang berhasil meraih juara. Penilaian dipercayakan kepada dewan juri dari Kantor Kementerian Agama Musi Banyuasin dan Bagian Kesra Setda Kabupaten Musi Banyuasin.
Pembukaan perlombaan dilakukan Ketua Umum II Majelis Taklim Toharo, Siti Fatimah Syafaruddin, mewakili Ketua Umum Hj. Patimah Toha yang berhalangan hadir. Dalam sambutannya, ia menegaskan keberadaan Majelis Taklim Toharo diharapkan mampu menjadi wadah pemersatu sekaligus pembinaan bagi majelis taklim di Kabupaten Musi Banyuasin.
Ia menyebut perlombaan tersebut memiliki makna lebih luas karena menjadi bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an dan melestarikan tradisi Barzanji. Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkokoh ukhuwah Islamiyah antarmajelis taklim.
“Kepada seluruh peserta, berlombalah dengan niat yang tulus dan tetap menjunjung sportivitas. Bagi yang berhasil menjadi juara, jangan lupa bersyukur dan tetap rendah hati. Sementara yang belum berhasil, jangan berkecil hati dan terus belajar,” pesannya.
Untuk menjaga objektivitas perlombaan, panitia menghadirkan enam orang juri. Cabang Tartil/Murottal dinilai Ustadz Zulkipli, S.Sos.I., Ustadz H. Mustaidil, Lc., M.Sy., dan Ustadz Wahyuddin. Sedangkan cabang Barzanji dinilai Ustadz M. Firdaus, Ustadz Fakhrurrozi Akhmad dan Ustadzah Siti Muhajrotin, S.Ag.
Pelaksanaan lomba dibagi di dua lokasi. Lomba Tartil/Murottal Surat Al-Mulk berlangsung di Pendopo dengan satu peserta dari masing-masing majelis taklim. Sementara Lomba Al-Barzanji digelar di Gedung GH dengan peserta berbentuk kelompok yang masing-masing terdiri dari empat orang.
Melalui kegiatan tersebut, Majelis Taklim Toharo berharap peringatan Maulid Nabi tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur'an, menghidupkan syiar Islam dan mempererat persaudaraan antarjamaah majelis taklim di Kabupaten Musi Banyuasin.(Susilawati)

Komentar