![]() |
| . |
Upacara ini dipimpin langsung oleh Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D. Dalam amanatnya, Krismadinata menekankan bahwa perguruan tinggi memegang peranan vital sebagai tulang punggung kebangkitan bangsa Indonesia di era modern.
“Kampus tidak hanya bertugas mencetak lulusan dan memberikan gelar, tetapi harus melahirkan manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, serta berani mengambil tanggung jawab bagi kemajuan bangsa,” tegas Rektor.
Ia juga mendorong civitas akademika untuk terus melahirkan riset dan inovasi di bidang deep technology, seperti kecerdasan artifisial, semikonduktor, hingga teknologi pangan dan energi, agar dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta mampu menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian panjang kepada negara, momentum upacara peringatan kemerdekaan ini dilanjutkan dengan penyerahan penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Pemerintah Republik Indonesia kepada 43 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UNP.
Pada kesempatan ini Rektor UNP menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana 30 Tahun: 4 Orang (3 Dosen dan 1 Tenaga Kependidikan) Satyalancana 20 Tahun: 16 Orang (11 Dosen dan 5 Tenaga Kependidikan) Satyalancana 10 Tahun: 23 Orang (15 Dosen dan 8 Tenaga Kependidikan).(*)

Komentar