Wisatawan Australia Tewas Saat Spearfishing di Mentawai, Jenazah Dipulangkan ke Bali -->

Iklan Atas

Wisatawan Australia Tewas Saat Spearfishing di Mentawai, Jenazah Dipulangkan ke Bali

Sabtu, 01 Agustus 2026
.


Mentawai, fajarsumbar.com - Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas spearfishing atau berburu ikan dengan tombak di perairan Karang Majat, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Peristiwa tersebut kini telah ditangani oleh jajaran Polres Kepulauan Mentawai.


Kapolres Kepulauan Mentawai AKBP Rory Ratno A. mengatakan korban diketahui bernama Michael Zack Hugo (29), warga negara Australia. Korban sebelumnya berangkat menuju lokasi penyelaman menggunakan sebuah perahu yang dikemudikan Johannes Samaloisa, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 11.25 WIB.


Setibanya di lokasi penyelaman yang berada di antara Pulau Pananggalat Besar dan Pulau Pananggalat Kecil, korban mulai melakukan spearfishing. Saksi sempat melihat korban muncul sekali ke permukaan sebelum kembali menyelam. Namun hingga sekitar pukul 13.30 WIB, korban tak kunjung muncul kembali.


Menyadari kondisi tersebut, operator perahu segera berkoordinasi dengan pihak Kandui Villas untuk melakukan pencarian di sekitar titik terakhir korban menyelam. Tim gabungan kemudian menyisir lokasi hingga akhirnya korban ditemukan sekitar pukul 17.35 WIB.


Korban ditemukan di kedalaman kurang lebih 25 meter dalam posisi terlentang di dasar laut. Saat ditemukan, senapan ikan milik korban masih tersangkut pada seekor ikan hasil tangkapannya di sela-sela batu karang.


Polres Kepulauan Mentawai langsung melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk identifikasi korban dan koordinasi dengan pihak keluarga serta instansi terkait. Berdasarkan permintaan tertulis dari keluarga, tidak dilakukan autopsi atau visum dalam terhadap jenazah korban.


Setelah seluruh proses administrasi dan penanganan selesai, jenazah Michael Zack Hugo diberangkatkan dari Mentawai menuju Bali menggunakan pesawat Garuda Indonesia untuk selanjutnya dipulangkan ke Australia.


Polres Kepulauan Mentawai mengimbau seluruh pengelola hotel, resort, operator wisata bahari, serta wisatawan domestik maupun mancanegara agar selalu mengutamakan keselamatan saat melakukan aktivitas di perairan Mentawai, terutama kegiatan penyelaman dan spearfishing yang memiliki risiko tinggi.(Arf)