Sawahlunto, fajarsumbar.com - Kawasan bersejarah Silo di Kota Sawahlunto menjadi saksi tangguhnya para pemanjat tebing muda Sumatera Barat. Perhelatan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sirkuit I Panjat Tebing Sumatera Barat 2026 yang berlangsung sejak Jum'at, 11 September 2026, resmi berakhir pada Minggu, 13 September 2026.
Mengusung filosofi mendalam, "Puncak bukan milik mereka yang paling kuat, tetapi milik mereka yang tidak pernah menyerah," kejuaraan ini tidak hanya melahirkan juara baru tetapi juga menyatukan semangat pembinaan olahraga dan pergerakan ekonomi daerah.
Diawali dengan teknikal meeting, rangkaian acara pada Sabtu ketika Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, bersama Ketua Umum Pengprov FPTI Sumatera Barat, Muhammad Zuhrizul, membuka secara resmi ajang bergengsi ini. Kompetisi ini diikuti oleh perwakilan dari 15 kabupaten dan kota se-Sumatera Barat, menjadikannya panggung vital untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus sarana evaluasi pembinaan menuju agenda yang lebih besar, seperti Porprov XVI Sumbar.
Dalam sambutannya saat pembukaan, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra memberikan ucapan selamat bertanding serta mengajak seluruh delegasi memanfaatkan momen ini untuk menikmati pesona sejarah dan wisata Sawahlunto.
"Penyelenggaraan kegiatan olahraga dapat sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan potensi wisata dan menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat," kata Riyanda. Ia menambahkan bahwa Pemko Sawahlunto berkomitmen memberikan perhatian dan dukungan penuh terhadap peningkatan prestasi FPTI Sawahlunto, serta membuka pintu bagi pengurus untuk mengomunikasikan kebutuhan pengembangan atlet.
Kejurprov ini terbukti membawa dampak ganda. Kehadiran puluhan atlet dan pendamping dari berbagai daerah yang menginap di Sawahlunto secara langsung menggeliatkan UMKM kuliner dan usaha akomodasi lokal.
Memasuki hari penutupan pada Minggu sore, Ketua Pelaksana Kejuaraan sekaligus Ketua FPTI Kota Sawahlunto, Letda Aspil Abyas, mengutarakan rasa syukurnya atas kelancaran kompetisi. Ia mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat, mulai dari pemerintah kota, KONI Sawahlunto, Pengprov FPTI Sumbar, pengurus FPTI kabupaten dan kota, panitia lokal, hingga para sponsor yang menyokong acara dari awal hingga akhir.
Apresiasi tinggi juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sawahlunto, Meldi Hidayah Marta, yang memuji kesiapan panitia dalam merancang kejuaraan secara maksimal di tengah keterbatasan waktu dan kondisi.
"Bagi para atlet, kami mengucapkan selamat. Tetap semangat dan tetap rendah hati untuk menyambut Porprov XVI Sumbar nanti," tutur Meldi. Ia menegaskan bahwa jajarannya akan terus mendukung program pembinaan atlet yang berintegrasi dengan konsep sport tourism demi menjaga roda perekonomian kota tetap berputar.
Dari sisi arena pertandingan, tuan rumah Sawahlunto tampil sangat dominan hingga keluar sebagai Juara Umum. Para atlet Sawahlunto memborong total 46 medali, yang terdiri dari 20 medali emas, 12 medali perak, dan 14 medali perunggu.
Di kategori Putri, pertarungan sengit terjadi di seluruh tingkatan umur. Pada nomor Speed Classic U11 Putri, kontingen Padang Panjang mendominasi lewat Adzkia Nafasha yang meraih juara pertama, disusul Najma Siti Aisyah di posisi kedua, Hazia Fahima di posisi ketiga bersama Zakira Alexa dari Dharmasraya.
Untuk Speed Classic U13 Putri, Aisyah Syifaul Usrah dari Pasaman Barat keluar sebagai juara pertama, disusul dua pemanjat Sawahlunto yaitu Dzakeeya Thalita Sakhi di posisi kedua dan Keila Habiba Putri di posisi ketiga.
Persaingan Speed Classic U15 Putri disapu bersih oleh tuan rumah Sawahlunto melalui Cleo Ghulam Arrahim sebagai juara pertama, Nania Inlove Yusuf sebagai juara kedua, serta Anggi Desiana di posisi ketiga bersama Fahiza Rahmi dari Tanah Datar.
Pada kategori Speed World Record Putri, atlet Sawahlunto Anggi Desiana merebut juara pertama U17 disusul Nania Inlove Yusuf di posisi kedua, serta Fenisa Mutia Sari dan Natasya Evelyn dari Pasaman Barat di posisi ketiga.
Untuk kelas U19, Fenisa Mutia Sari dari Sawahlunto naik ke podium utama, disusul Keyla Kasih Ariesta di posisi kedua, serta Audreya Avabalakosa dari Tanah Datar dan Salsabila Putry dari Padang Panjang di posisi ketiga.
Di kelas Speed World Record Umum Putri, Zahwa Fariza dari Sawahlunto meraih juara pertama, Bela Auli Yuliana dari Pasaman Barat meraih posisi kedua, serta Nadira Salsabilla dari Sawahlunto dan Artika Putri Lestari dari Padang menempati posisi ketiga.
Persaingan nomor Lead Putri juga berlangsung ketat. Dzakeeya Thalita Shaki dari Sawahlunto menjuarai Lead U11 Putri, disusul Najma Siti Aisyah dari Padang Panjang di posisi kedua, serta Tasmira Kamil Daiyuti dari Pasaman Barat dan Dzakyra Alesha Qinchay dari Dharmasraya di posisi ketiga.
Keila Habiba Putri memenangi Lead U13 Putri untuk Sawahlunto, mengungguli Aisyah Syifaul Usrah dari Pasaman Barat di posisi kedua, serta Dzakeeya Thalita Shaki dan Ladyra Putri Lexdianio dari Sawahlunto di posisi ketiga.
Nania Inlove Yusuf dari Sawahlunto tampil gemilang dengan mengawinkan gelar juara pertama di nomor Lead U15 dan Lead U17 Putri. Pada Lead U15 Putri, Nania unggul atas Fahiza Rahmi dari Tanah Datar di posisi kedua, serta Anggi Desiana dan Akyus Kayla dari Agam di posisi ketiga. Sementara di Lead U17 Putri, Nania mengungguli rekan sedaerahnya Fenisa Mutia Sari di posisi kedua, serta Anggi Desiana dan Fahiza Rahmi di posisi ketiga.
Untuk Lead U19 Putri, Fenisha Mutia Sari dari Sawahlunto kembali merebut posisi puncak, disusul Keyla Kasih Ariesta di posisi kedua, serta Layla Ramadhani dari Padang Panjang dan Audreya Ava Balasoka dari Tanah Datar di posisi ketiga. Gelar penutup Lead Umum Putri diraih oleh Zahwa Fariza dari Sawahlunto, diikuti Keyla Kasih Ariesta di posisi kedua, serta Dara Apri Riani dan Nadira Salsabila yang sama-sama dari Sawahlunto di posisi ketiga.
Sementara itu pada kategori Putra, perebutan gelar berlangsung tidak kalah membara. Pada nomor Speed Classic U11 Putra, Abdi Maulana Ahmad dari Sawahlunto meraih juara pertama, Fajar Ihsan dari Pasaman Barat di posisi kedua, serta Muhammad Aqil Quaidi dari Tanah Datar dan Elzo Xherdan Try Ananda dari Sawahlunto di posisi ketiga.
Untuk Speed Classic U13 Putra, Faiz Dzikran Muafa dari Sawahlunto meraih juara pertama, Khaliq Ramadhan dari Sawahlunto di posisi kedua, serta Rafi Wijaya dari Dharmasraya dan Haziq Ivander Garcya dari Sawahlunto di posisi ketiga.
Kejutan datang di Speed Classic U15 Putra saat Rimba Langit Pembawa Berkah dari Mentawai berhasil merebut juara pertama, mengungguli Faiz Dzikran Muafa di posisi kedua serta Haziq Ivander Garcya dari Sawahlunto dan Nabil Azka Nugraha dari Padang Pariaman di posisi ketiga.
Untuk kategori Speed World Record Putra, Affan Syafaat Yusuf dari Sawahlunto berhasil meraih juara pertama kelas U17, disusul Azka Zakwan Alfajri dan Akbar Albukhari yang keduanya berasal dari Padang Panjang di posisi kedua dan ketiga.
Pada kelas U19, Vidi Alviano dari Sawahlunto menjadi yang tercepat meraih juara pertama, disusul Affan Syafaat Yusuf di posisi kedua, serta Muhammad Reyfan dan Azka Zakwan Alfajri dari Padang Panjang di posisi ketiga.
Di nomor puncak Speed World Record Umum Putra, Fitto Erlangga dari Sawahlunto keluar sebagai juara pertama, mengungguli Fahrul Razi Julerman dari Agam di posisi kedua, serta Vidi Alviano dari Sawahlunto dan Ilham Juliano dari Limapuluh Kota di posisi ketiga.
Pada nomor Lead Putra, Abdi Maulana Ahmad dari Sawahlunto kembali mengamankan juara pertama Lead U11 Putra, disusul Muhammad Aqil Quaidi Azam dari Tanah Datar di posisi kedua, serta Cahaya Samudera Penyejuk Jiwa dari Mentawai dan Nufail Adha Nikioll dari Padang Pariaman di posisi ketiga.
Ben Marquez dari Payakumbuh sukses menjuarai Lead U13 Putra, mengalahkan Faiz Dzikran Muafa dan Khaliq Ramadhan dari Sawahlunto di posisi kedua dan ketiga, bersama Rivi Two Razzaq dari Pasaman Barat di posisi ketiga.
Pada Lead U15 Putra, Haziq Ivander Garcya dari Sawahlunto berhasil meraih juara pertama, mengungguli Rimba Langit Pembawa Berkah dari Mentawai di posisi kedua, serta Faiz Dzikran Muafa dari Sawahlunto dan Muhammad Fathin dari Mentawai di posisi ketiga.
Atlet andalan Sawahlunto, Affan Syafaat Yusuf, sukses menyapu bersih gelar juara pertama pada nomor Lead U17 Putra dan Lead U19 Putra. Di Lead U17 Putra, Affan mengungguli trio Padang Panjang yaitu Akbar Albukhary di posisi kedua, serta Yafi Hidayatullah dan Azka Zakwan Alfajri di posisi ketiga. Di Lead U19 Putra, Affan mengungguli rekan sedaerahnya Vidi Alviano di posisi kedua, serta Adhifra Ramadhan dari Agam dan Akbar Albukhary dari Padang Panjang di posisi ketiga.
Persaingan pamungkas Lead Umum Putra ditutup oleh kemenangan Vidi Alviano dari Sawahlunto sebagai juara pertama, disusul Fitto Erlangga dari Sawahlunto di posisi kedua, serta Dedek Noprianto dari Pesisir Selatan dan Rilki Ade Saputra dari Sawahlunto di posisi ketiga.
Penyelenggaraan Kejurprov Sirkuit I di Sawahlunto ini resmi berakhir dengan catatan manis, tidak hanya sukses dalam penyelenggaraan dan capaian prestasi teknis bagi atlet muda Sumatera Barat, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal. (ton)

Komentar
