![]() |
| . |
Pasaman, fajarsumbar.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, memicu banjir bandang yang menerjang permukiman warga, Jumat (18/9/2026) sore.
Bencana tersebut terjadi di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang. Seorang warga, Amri Anto (51), dilaporkan hilang setelah diduga terseret derasnya arus banjir.
Informasi yang diterima tim SAR, hujan mulai mengguyur kawasan tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 17.15 WIB, air bah kemudian menerjang kawasan permukiman.
Mendapat laporan kejadian, Tim Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 18.45 WIB. Sebanyak 12 personel dikerahkan dalam operasi pencarian.
Selang tiga menit kemudian, enam personel Unit Siaga SAR Agam juga diberangkatkan untuk membantu proses pencarian korban.
Kantor SAR Kelas A Padang mengerahkan sejumlah peralatan pendukung dalam operasi tersebut. Di antaranya rescue car double cabin, rescue truck, ambulans, perahu LCR, Aqua Eye, drone thermal, serta perlengkapan SAR air, medis dan komunikasi.
Kantor SAR Kelas A Padang melalui Jody Harryawan mengatakan, seluruh peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung proses pencarian dan pertolongan di tengah kondisi medan yang terdampak banjir.
“Operasi SAR dilengkapi dengan berbagai peralatan untuk mendukung proses pencarian korban,” kata Jody dalam keterangan tertulis.
Tim SAR bersama unsur terkait kemudian melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Penyisiran dilakukan pada sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi korban terseret arus.
Hingga berita ini diterbitkan, Amri Anto masih belum ditemukan. Operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung.(Ab)
Komentar