Jaga Marwah PWI, 47 Calon Wartawan Muda Ditempa OKK PWI Sumbar -->

Iklan Atas

Jaga Marwah PWI, 47 Calon Wartawan Muda Ditempa OKK PWI Sumbar

Minggu, 27 September 2026
Ketua PWI Sumatera Barat Widya Navies serahkan Sertifikat OKK PWI kepada peserta Bay Kati di Aula Balai Kota Payakumbuh, Sabtu malam, 26 September 2026 (foto.doc.b) 

Payakumbuh - Jangan hanya piawai menulis berita. Wartawan juga dituntut mampu menjaga etika, integritas, dan marwah organisasi. Demikian penegasan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat (Sumbar) Widya Navies saat membuka Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Sumbar Angkatan II di Aula Balai Kota Payakumbuh, Sabtu (26/9/2026).


Sebanyak 47 calon anggota muda PWI Sumbar mengikuti pembekalan tersebut. Widya Navies mengapresiasi para peserta yang dinilainya telah memiliki bekal awal dalam menjalankan profesi jurnalistik. Namun tetap membutuhkan pemahaman organisasi, kode etik, hukum pers, serta kompetensi jurnalistik.


Di balik bertambahnya anggota, ada pesan pernyataan keras yang tak boleh diabaikan. Yakni jangan sampai kebebasan pers justru menyeret wartawan ke ranah hukum.


Widya meminta calon wartawan muda memahami batas-batas profesi dan menjadikan integritas sebagai benteng ketika bekerja di lapangan.


OKK kali ini menghadirkan sejumlah pemateri dari PWI dan Dewan Kehormatan PWI Sumbar. Materinya tidak sekadar teori organisasi, tetapi menyentuh langsung persoalan yang berhadapan dengan wartawan setiap hari. Mulai dari AD/ART dan kesekretariatan, tugas Dewan Kehormatan, UU Pers, hukum pers, UU ITE, hingga perlindungan perempuan dan anak.


Pembekalan berlanjut pada Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan, teknik wawancara, penulisan straight news, hingga feature. Materi tersebut disampaikan oleh Zul Effendi, Sawir Pribadi, Firdaus Abie, Sukri Umar, Devi Diany, Emil Mahmudsyah, Rommi Delfiano, Guspayendri, dan Susilo Abadi Piliang.


Angkatan II ini juga menambah catatan kaderisasi PWI Sumbar. Sejak kepemimpinan Widya Navies, tercatat 99 calon anggota muda telah mengikuti OKK.


Angka itu bukan sekadar statistik, tetapi menjadi tantangan untuk memastikan regenerasi wartawan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas dan tanggung jawab profesi.


Menutup kegiatan dan penyerahan sertifikat kepada 47 peserta, Widya Navies kembali mengingatkan agar ilmu yang diperoleh tidak berhenti di ruang pelatihan.


“Jangan sampai wartawan PWI Sumbar terjebak dan tersandung di lapangan serta berurusan dengan ranah hukum. Jadilah wartawan yang berintegritas dan bertanggung jawab. Jaga marwah PWI, dan tulislah berita berimbang serta bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.(b/saco)