MTQ Semarang Usai, Sumbar tak Mau Berlama-lama, Persiapan Menuju Jakarta 2027 Dimulai -->

Iklan Atas

MTQ Semarang Usai, Sumbar tak Mau Berlama-lama, Persiapan Menuju Jakarta 2027 Dimulai

Senin, 21 September 2026
.


Semarang, fajarsumbar.com - Belum lama penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang berlangsung, Sumatera Barat sudah mulai menatap persaingan berikutnya. Evaluasi terhadap kafilah Sumbar langsung dilakukan sebagai langkah awal menghadapi MTQ Nasional XXXII yang akan digelar di DKI Jakarta pada 2027.


Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sekdaprov Sumbar) Arry Yuswandi mengatakan, hasil yang diraih kafilah Sumbar di Semarang harus menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pola pembinaan ke depan.

Menurutnya, berbagai kekurangan yang ditemukan selama mengikuti MTQ Nasional XXXI perlu segera dibenahi. Dengan begitu, persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional berikutnya dapat dilakukan secara lebih terarah.


“Kita perlu melakukan evaluasi. Semua kelemahan kita pada tahun ini akan kita lakukan perbaikan-perbaikan untuk persiapan MTQ Nasional tahun depan,” ujar Arry usai menghadiri penutupan MTQ Nasional XXXI di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu malam (19/9/2026).


Langkah evaluasi bahkan langsung dilakukan Arry setelah acara penutupan. Ia memimpin rapat koordinasi bersama Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar Edi Dharma Syafni, Kabag Bina Mental Spiritual Marwansyah, official kafilah Sumbar dan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumbar.


Arry meminta hasil evaluasi tersebut tidak sekadar menjadi catatan. LPTQ Sumbar diminta segera menyusun langkah pembinaan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.


“Kita minta LPTQ Sumbar segera melaksanakan rapat kerja untuk mengevaluasi hasil MTQ Nasional tahun ini,” tegasnya.


Bagi Sumbar, waktu menuju MTQ Nasional XXXII di Jakarta masih dapat dimanfaatkan untuk melakukan pembenahan. Evaluasi sejak awal dinilai penting agar proses seleksi, pembinaan dan persiapan kafilah tidak dilakukan secara terburu-buru menjelang kompetisi.


Meski belum berhasil menjadi juara umum, kafilah Sumbar tetap membawa pulang sejumlah prestasi dari Semarang. Ari Saputra Rahmadani berhasil meraih Juara II cabang Kaligrafi Digital Putra.


Sejumlah kafilah lainnya juga masuk jajaran juara harapan. Dzakiyah Talita Sakhi meraih Harapan I 1 Juz Tilawah Putri, Muhammad Hafzan Harapan I Kaligrafi Dekorasi Putra, serta Siti Nur’aini Harapan I KTIQ Putri.


Sementara itu, Fahmil Quran Putri, Hamda Sakhia Dahlan pada cabang Tartil Putri, Rindu Annisa pada Kaligrafi Kontemporer Putri dan Syarhil Putri masing-masing meraih Harapan II. Sri Rahma Yul Insani menempati Harapan III Kaligrafi Digital Putri.


MTQ Nasional XXXI 2026 secara resmi ditutup Menteri Agama RI Nasaruddin Umar di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Semarang, Sabtu malam. Penutupan ditandai pemukulan bedug dan pertunjukan tari kolosal yang menampilkan keragaman budaya berbagai daerah di Indonesia.


Kalimantan Timur ditetapkan sebagai juara umum MTQ Nasional XXXI. Jawa Tengah berada di posisi kedua, sementara DKI Jakarta menempati posisi ketiga.


Setelah Semarang, perhatian kini beralih ke Jakarta. MTQ Nasional XXXII Tahun 2027 akan menjadi panggung berikutnya bagi para kafilah dari seluruh Indonesia, termasuk Sumatera Barat.


Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam kesempatan tersebut mengingatkan bahwa MTQ tidak berhenti ketika perlombaan selesai. Menurutnya, penyelenggaraan MTQ harus menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.


Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan ekosistem pembelajaran dan peradaban Al-Qur’an, perluasan akses pembelajaran bagi penyandang disabilitas, pemanfaatan teknologi dan kecerdasan buatan secara bijak serta peningkatan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
(adpsb/bud)