![]() |
| Kontingen Kader PKK Padang Pariaman, usai menerima sejumlah raihan prestasi pada penutupan Jambore Kader PKK Tingkat Sumbar di Bukittinggi, Kamis 3 September 2026 |
Bukittinggi - Datang bukan sekadar untuk meramaikan, kontingen TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman justru pulang membawa sederet penghargaan dari Jambore Kader PKK ke-XXII Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026.
Nama Padang Pariaman kembali mencuri perhatian dalam ajang yang mempertemukan kader-kader terbaik dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Penghargaan tersebut diterima saat penutupan jambore di Kota Bukittinggi, Kamis (3/9/2026).
Bukan perkara mudah menembus persaingan di tingkat provinsi. Di balik capaian itu, ada kekompakan, keberanian, kreativitas, dan kerja keras para kader yang bertarung dalam berbagai cabang lomba.
Hasilnya, Padang Pariaman berhasil mengoleksi sejumlah penghargaan yang menjadi bukti bahwa kekuatan kader di daerah ini tak bisa dipandang sebelah mata.
Di arena outbound, kontingen Padang Pariaman sukses meraih Juara III lomba memakan pisang dan jeruk tercepat.
Tak berhenti di sana, Juara Harapan II juga diraih pada lomba memasukkan air menggunakan busa ke dalam botol hingga penuh. Lomba yang terlihat sederhana itu justru menuntut kecepatan, ketelitian, kekompakan, dan strategi tim.
Gebrakan berikutnya datang dari Lomba Gerakan PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026. Padang Pariaman meraih Juara Harapan III kategori Kabupaten Bidang Sekretariat, Kelembagaan dan Tertib Administrasi.
Lebih mencolok lagi, Juara Harapan I berhasil direbut pada kategori Kabupaten Bidang Pokja II melalui lomba Kampung Mandiri.
Panggung lain juga berhasil ditaklukkan. Dalam Lomba Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII, kontingen Padang Pariaman menyabet Juara Harapan II cabang Paduan Suara.
Sederet capaian itu menjadi suntikan kebanggaan sekaligus menunjukkan bahwa jambore bukan hanya ajang seremonial, tetapi ruang pembuktian kapasitas dan kekompakan para kader.
Ketua TP-PKK Padang Pariaman, Nita Christanti Azis, mengapresiasi perjuangan seluruh kader yang telah memberikan penampilan terbaik.
Ia menilai penghargaan yang diraih merupakan buah kerja keras dan kekompakan seluruh kontingen dalam membawa nama daerah ke panggung provinsi.
“Alhamdulillah, penghargaan yang kita raih hari ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh kader TP-PKK Padang Pariaman,” ujar Nita.
Namun, bagi Nita, piala bukanlah tujuan akhir. Capaian tersebut justru harus menjadi pemantik agar kader semakin kreatif, inovatif, dan mampu memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
Jambore telah usai, tetapi pertarungan sesungguhnya justru menanti di lapangan. Membuktikan bahwa prestasi di panggung provinsi sejalan dengan kerja nyata dalam memberdayakan keluarga dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat Padang Pariaman.(saco).
Komentar