![]() |
| . |
Pekanbaru, fajarsumbar.com - Prestasi membanggakan ditorehkan atlet biliar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat. Paul Hendri tampil sebagai juara National Open PWI Kota Pekanbaru 2026 setelah melewati persaingan ketat melawan pebiliar dari berbagai daerah di Indonesia.
Pada partai puncak yang berlangsung di Golden Break Biliar Pekanbaru, Minggu (13/9/2026), Paul Hendri harus bermain hingga frame penentuan sebelum menundukkan atlet PWI Kepulauan Riau, Endang Kurnia, dengan skor tipis 7-6.
Kemenangan tersebut menjadi bukti konsistensi atlet PWI Kota Padangpanjang itu dalam menjaga performa. Sebelumnya, Paul harus melewati babak 64 besar, 32 besar, perempat final, hingga semifinal dengan menghadapi lawan-lawan tangguh.
Bahkan, dalam perjalanan menuju final, Paul Hendri harus berhadapan dengan sesama atlet Sumbar. Di babak delapan besar, ia mengalahkan rekan satu timnya, Rahmad, sebelum kembali menyingkirkan Yuwardi Tanjung pada semifinal.
“Alhamdulillah, kemenangan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kontingen PWI Sumatera Barat. Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan kita bersama,” ujar Paul Hendri seusai pertandingan.
Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari latihan, disiplin, dan kerja keras yang terus dijalani. Apalagi, biliar menjadi salah satu cabang olahraga yang dipersiapkan PWI Sumbar menghadapi ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas).
Ketua SIWO PWI Sumbar, Syaiful Husein, menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh atlet Sumbar yang tampil dalam turnamen tersebut. Ia menilai hasil di Pekanbaru menjadi modal penting untuk mengukur kesiapan tim menuju agenda yang lebih besar.
“Ini hasil yang sangat membanggakan. Paul Hendri mampu menunjukkan mental juara, sementara atlet Sumbar lainnya juga tampil kompetitif. Turnamen ini menjadi ajang evaluasi sekaligus pemanasan sebelum menghadapi Porwanas 2027 di Bandar Lampung,” kata Syaiful.
Ia menyebut PWI Sumbar mengirimkan tujuh atlet biliar yang berasal dari sejumlah daerah, yakni Padangpanjang, Payakumbuh-Limapuluh Kota, dan Kota Solok.
“Agenda kita lebih besar lagi. National Open ini baru pemanasan. Target utama tentu mempersiapkan atlet sebaik mungkin agar mampu merebut medali emas pada Porwanas di Bandar Lampung tahun 2027,” tegasnya.
Ucapan selamat juga disampaikan Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, atas keberhasilan Paul Hendri mengharumkan nama Sumatera Barat di tingkat nasional.
Widya Navies mengapresiasi kerja keras Paul serta seluruh kontingen PWI Sumbar yang telah membawa nama organisasi dan daerah dalam kompetisi tersebut.
“Selamat kepada Paul Hendri atas prestasi yang diraih. Ini menjadi kebanggaan bagi PWI Sumatera Barat. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh atlet untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi Porwanas 2027,” ujar Widya Navies.
Selain meraih gelar juara, Paul Hendri berhak membawa pulang medali serta uang pembinaan sebesar Rp10 juta. Sementara atlet Sumbar lainnya, Yuwardi Tanjung, berhasil mengamankan medali dan uang pembinaan Rp1,5 juta.
Ketua PWI Kota Padangpanjang, Supriyanto, turut mengaku bangga atas pencapaian Paul Hendri yang juga menjabat sebagai Ketua SIWO PWI Padangpanjang.
Menurutnya, prestasi tersebut membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang olahraga.
“Paul membuktikan bahwa wartawan juga mampu menjadi juara. Semangat, pengalaman, dan konsistensinya patut menjadi inspirasi bagi atlet-atlet lainnya,” kata Supriyanto.
National Open PWI Pekanbaru 2026 diikuti sekitar 30 peserta dari sejumlah provinsi, di antaranya Riau, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, dan Papua Barat.
Turnamen yang digelar 12-13 September 2026 tersebut dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, didampingi Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu juga diarahkan sebagai sarana mempererat silaturahmi antarwartawan dari berbagai daerah sekaligus mendorong perkembangan olahraga biliar di lingkungan PWI.
Panitia berharap turnamen serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan berkembang menjadi agenda olahraga wartawan berskala nasional. (Ab)
Komentar