![]() |
| Kepala SDN 06 IV Koto Aua Malintang, Endri, S.PdI, Dt.Tan Pahlawan serahkan Trophy kepada siswa berprestasi (foto.dok.end) |
IV Koto Aua Malintang - Prestasi akademik dan pembentukan karakter berjalan beriringan di SDN 06 Kecamatan IV Koto Aua Malintang. Sekolah ini terus menggenjot kemampuan siswa melalui program akademik berbasis kurikulum sekolah sekaligus kegiatan ekstrakurikuler yang dikemas dalam pembelajaran.
Kepala SDN 06 IV Koto Aua Malintang, Endri, S.PdI, yang dihubungi fajarsumbar.com, Selasa (29/9/2026) mengatakan berbagai program tersebut dirancang untuk mendorong siswa berkembang, bukan hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam karakter, kedisiplinan dan nilai keagamaan.
Hasilnya mulai terlihat. Belum lama ini, siswa SDN 06 bernama Alfa Dino berhasil meraih Terbaik I bidang studi Bahasa Indonesia pada Test Kemampuan Akademik (TKA) Tahun Pelajaran 2025/2026.
Prestasi lainnya juga ditorehkan Muhammad Radit sebagai Juara II Olimpiade MIPA, Muhammad Zikri Saputra Juara III Olimpiade MIPA, serta Tika Fitria yang meraih Juara I Lari 100 meter.
Kepercayaan masyarakat terhadap sekolah pun ikut tumbuh. Pada Tahun Pelajaran 2026/2027, jumlah siswa SDN 06 meningkat menjadi 77 orang dari sebelumnya 65 siswa. Yang paling mencolok, peserta didik baru kelas I mencapai 23 orang, melonjak dari hanya 10 orang pada tahun sebelumnya.
Namun, prestasi bukan satu-satunya sasaran. Setiap pagi sebelum pembelajaran dimulai, siswa diwajibkan menghafal Al-Qur'an selama 15 menit.
Sebelum pulang, kegiatan dilanjutkan dengan setoran ayat selama 15 menit sebagai bagian dari pembiasaan religius di lingkungan sekolah.
Pembentukan karakter juga diperkuat melalui pelaksanaan salat dhuha yang didampingi guru PAI dan wali kelas sesuai jadwal.
Salat zuhur dilaksanakan berjemaah bersama seluruh guru dan siswa dengan kepala sekolah sebagai imam di mushalla yang berada di sekitar sekolah. Para guru juga diwajibkan mengikuti salat dhuha berjemaah.
Tak berhenti pada program wajib, SDN 06 memiliki agenda tambahan berupa tausiyah sekali sepekan setelah siswa pulang sekolah. Materi disampaikan langsung oleh kepala sekolah yang memiliki latar belakang sebagai guru PAI.
Di sekolah ini, prestasi tidak hanya diukur dari piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari karakter yang tumbuh setiap hari. Anak-anak yang hebat bukan hanya yang mampu menjawab soal. Tetapi juga yang mampu menjaga nilai dan akhlaknya.(saco)
Komentar