Pertemuan Silaturahmi Bupati dan Kapolres, Wali Korong Memiliki Posisi Strategis untuk Cegah Kejahatan -->

Iklan Atas

Pertemuan Silaturahmi Bupati dan Kapolres, Wali Korong Memiliki Posisi Strategis untuk Cegah Kejahatan

Rabu, 16 September 2026
Pertemuan "Silaturhmi" Bupati John Kenedy Azis dan Kepala Polres Pariaman, Agung Pranajaya di Kantor Bupati, Selasa 15 September 2026

Parik Malintang - Keamanan masyarakat tak boleh menunggu kejahatan terjadi. Kekerasan terhadap anak, perempuan, pencabulan hingga pembunuhan menjadi peringatan keras yang mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman memperkuat pencegahan dari tingkat paling bawah.


Bupati John Kenedy Azis menilai sistem keamanan harus dibangun lebih dekat dengan masyarakat, termasuk dengan memperkuat peran wali korong.


Gagasan itu mengemuka saat Bupati John Kenedy Azis menerima kunjungan silaturahmi Kapolres Pariaman Agung Pranajaya, Selasa (15/9/2026).


Pertemuan tersebut tidak sekadar mempererat hubungan pemerintah daerah dan kepolisian. Tetapi membahas langkah memperkuat penjagaan serta mencegah berbagai bentuk pelanggaran hukum.


Wilayah hukum Polres Kota Pariaman yang mencakup sejumlah kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman membuat koordinasi lintas pemerintahan semakin penting.


Bupati John Kenedy Azis menyambut kedatangan Kapolres beserta jajaran dan berharap pertemuan tersebut melahirkan langkah konkret bagi masyarakat. 


Salah satu gagasan yang disampaikannya adalah memperkuat keterlibatan pemerintahan di tingkat korong dalam sistem keamanan.


Wali korong dinilai memiliki posisi strategis. Sebab bersentuhan langsung dengan warga dan mengetahui dinamika lingkungan sehari-hari.


John Kenedy Azis mengusulkan wali korong dilibatkan dalam satuan tugas penegakan hukum dan keamanan masyarakat melalui koordinasi bersama kepolisian serta tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku.


Peran itu terutama diarahkan pada deteksi dini, penyampaian informasi dan pencegahan potensi gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.


“Wali korong berada langsung di tengah masyarakat. Karena itu, kita perlu memperkuat peran mereka dalam menjaga keamanan lingkungan dan membantu mendeteksi persoalan sejak dini,” katanya.


Perhatian Bupati juga tertuju pada kasus-kasus yang menyentuh kelompok paling rentan. Ia mengungkapkan keprihatinan terhadap kekerasan terhadap anak dan perempuan, pembunuhan terhadap perempuan, pencabulan, sodomi serta berbagai bentuk kekerasan lainnya. 


Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa hanya ditangani setelah kasus terjadi. Pencegahan harus dimulai dari keluarga, lingkungan masyarakat, nagari hingga korong.


“Ini sangat memprihatinkan. Kita harus bersama-sama melakukan pencegahan agar anak-anak dan perempuan mendapatkan perlindungan yang lebih baik,” tegasnya.


Kapolres Kota Pariaman Agung Pranajaya menyambut baik pertemuan silaturahmi dan gagasan tersebut. Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat membutuhkan dukungan seluruh elemen. 


Keterlibatan pemerintah hingga tingkat nagari dan korong dinilai penting untuk membangun komunikasi yang cepat. Sehingga potensi gangguan keamanan dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti oleh aparat sesuai kewenangan.


Kini tantangannya bukan sekadar memperbanyak penjagaan, tetapi membangun mata dan telinga keamanan hingga ke lingkungan warga. Polisi membutuhkan informasi, pemerintah membutuhkan koordinasi, sementara masyarakat membutuhkan perlindungan.


Dari wali korong, keluarga, nagari hingga aparat penegak hukum, seluruh unsur memiliki ruang untuk memperkuat pencegahan. Sebab ketika kekerasan baru ditangani setelah korban jatuh, semuanya sudah terlambat. Keamanan sejati dimulai dari keberanian mencegah sebelum kejahatan terjadi.(saco).