![]() |
| . |
Pertemuan dan penjajakan peluang kolaborasi tersebut berlangsung di Kampus UNP, Selasa (15/9/2026), dengan membahas berbagai peluang kerja sama akademik, penelitian, serta pengembangan tridharma perguruan tinggi.
Rektor UNP, Ir. Krismadinata, Ph.D., menyambut positif kehadiran delegasi dari tiga perguruan tinggi tersebut. Ia menilai kolaborasi antarfakultas teknik memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat hubungan akademik Indonesia dan Malaysia.
Menurutnya, kemajuan suatu bangsa salah satunya dapat dilihat dari kemampuan menghasilkan berbagai infrastruktur dan bangunan yang mendukung kehidupan masyarakat. Karena itu, penguatan kolaborasi di bidang teknik dinilai penting untuk melahirkan inovasi dan solusi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan.
“Semoga apa yang didiskusikan hari ini dapat memberikan manfaat bagi keempat institusi. Tidak hanya itu, bisa bermanfaat juga untuk negara Malaysia dan Indonesia,” ujar Krismadinata dalam sambutannya di Ruang Sidang Rektor UNP.
Setelah pertemuan di Ruang Sidang Rektor, delegasi melanjutkan agenda dengan pertemuan antarpakar teknik serta diskusi akademik dan penelitian. Kegiatan tersebut dikemas dalam agenda bertajuk “Academic and Research Engagement, Technical Visit and Collaboration antara Faculty of Civil Engineering Universiti Teknologi Malaysia (FKA UTM), Fakultas Teknik (FT) UNP, Universitas Bung Hatta, dan Universitas Pertahanan Nasional Malaysia (UPNM)” di Ruang Sidang Senat FT UNP.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNP, Prof. Dr. Refnaldi, S.Pd., M.Litt., saat membuka kegiatan berharap penjajakan tersebut tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat melahirkan program kerja sama konkret.
“Harapannya, kegiatan ini dapat menghasilkan peluang-peluang kerja sama di bidang tridharma perguruan tinggi,” ujarnya.
Dekan FT UNP, Prof. Dr. Ir. Muhammad Anwar, S.Pd., M.T., juga menyampaikan harapan serupa. Ia berharap pertemuan antarinstitusi tersebut membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat sekaligus mendorong kemajuan masing-masing perguruan tinggi.
“Mudah-mudahan perbincangan kita hari ini banyak memberikan manfaat dan kemajuan bagi semua institusi yang bergabung pada kegiatan ini,” katanya.
Sementara itu, Dekan FKA UTM, Prof. Ts. Dr. Mohd Rosli Hainin, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UNP. Ia menjelaskan, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat kembali hubungan akademik antara UTM dan UNP yang sebelumnya telah memiliki Memorandum of Understanding (MoU).
“Banyak kerja sama yang perlu kita genjot, mengingat sebelumnya kita juga sudah memiliki MoU,” paparnya.
Kehadiran UBH dan UPNM dalam forum tersebut turut memperluas ruang kolaborasi antarinstitusi, khususnya dalam pengembangan keilmuan teknik, penelitian bersama, pertukaran pengetahuan, serta peluang pengembangan program akademik.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Internasional UNP, Dr. rer. nat. Deski Beri, S.Si., M.Si.; Rektor UBH, Prof. Dr. Diana Kartika; serta Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi dan Kerja Sama UBH, Dr. Zulherman, S.T., M.Sc.
Penjajakan kolaborasi antara keempat institusi tersebut sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDGs 17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan.
Dengan pertemuan ini, UNP bersama mitra perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia diharapkan dapat mengembangkan kerja sama yang lebih konkret, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Komentar