![]() |
| Walikota Hendri Arnis dan Menkes Budi Gunadi Sadikin. |
Padang Panjang, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota Padang Panjang mendorong pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) menjadi rumah sakit rujukan regional sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan di daerah.
Keingina itu disampaikan Walikota Padang Panjang Hendri Arnis saat melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Rabu lalu.
Dalam pertemuan itu Wako Hendri menyampaikan sejumlah usulan strategis untuk meningkatkan infrastruktur dan kapasitas layanan kesehatan di Kota Padang Panjang. Selain pengembangan RSUD sebagai rumah sakit rujukan regional, Pemko juga mengusulkan penguatan layanan unggulan Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA).
Pemko Padang Panjang turut mengusulkan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), serta rehabilitasi dan penambahan ruangan pada UPTD Puskesmas Koto Katik.
Menurut Hendri, penguatan RSUD memiliki arti strategis bagi Padang Panjang mengingat posisi kota tersebut berada pada jalur penting di Sumatera Barat. Kondisi geografis itu juga menuntut kesiapsiagaan layanan kesehatan yang kuat, terutama dalam menghadapi potensi bencana maupun gangguan akses rujukan.
“Kami ingin RSUD Padang Panjang semakin kuat dan mampu menjadi bagian dari sistem rujukan regional, sekaligus siap memberikan pelayanan dalam kondisi kegawatdaruratan maupun bencana,” jelas Hendri.
Pengembangan RSUD diharapkan tidak hanya meningkatkan mutu dan kapasitas pelayanan bagi masyarakat Padang Panjang, tetapi juga memperkuat peran kota sebagai bagian dari sistem pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah sekitarnya.
Sementara itu, pembangunan Labkesmas dinilai penting untuk memperkuat fungsi kesehatan masyarakat, terutama dalam mendukung deteksi dini, surveilans kesehatan, serta pemeriksaan kualitas air dan sanitasi.
Adapun rehabilitasi dan penambahan ruangan UPTD Puskesmas Koto Katik diarahkan untuk memenuhi kebutuhan ruang sekaligus meningkatkan kapasitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
Audiensi dengan Menkes Budi tersebut menjadi bagian dari langkah pemko dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Pusat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong terwujudnya sistem pelayanan kesehatan yang semakin kuat, tangguh, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan dan kebencanaan. (syam)
Komentar