Api Obor PORPROV XVI Sumbar Tiba di Padang Pariaman, Rahmat Hidayat: Kobarkan Semangat Juang Rebut Prestasi -->

Iklan Atas

Api Obor PORPROV XVI Sumbar Tiba di Padang Pariaman, Rahmat Hidayat: Kobarkan Semangat Juang Rebut Prestasi

Kamis, 01 Oktober 2026
Wakil Bupati Rahmat Hidayat dan Kepala OPD, usai kedatangan Kirab Api Obor PORPROV XVI Sumbar di Kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu 30 September 2026

Parik Malintang - Api obor Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat 2026 tiba di halaman Kantor Bupati Padang Pariaman, Rabu (30/9/2026).


Api tersebut diarak rombongan pembawa obor dari Kabupaten Tanah Datar, menandai semakin dekatnya pesta olahraga terbesar antar kabupaten dan kota di Sumatera Barat.


Kedatangan api obor disambut Wakil Bupati Hidayat bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Pariaman. Setelah singgah sehari, api obor dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Kota Padang pada Kamis 1 Oktober 2026, lokasi pembukaan PORPROV XVI yang berlangsung 2–14 Oktober 2026.


Rahmat Hidayat menyebut api obor bukan sekadar simbol seremoni. Menurutnya, nyala api tersebut merepresentasikan semangat, persatuan, perjuangan, dan sportivitas yang menyatukan para atlet dari seluruh penjuru Sumatera Barat.


“Api obor ini merupakan simbol semangat, persatuan, perjuangan dan sportivitas,” ujar Rahmat. Ia berharap PORPROV XVI tak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga generasi muda dengan disiplin, mental juara, tanggung jawab, dan daya juang tinggi.


Khusus kontingen Padang Pariaman, Rahmat meminta para atlet tampil habis-habisan tanpa dihantui ketakutan menghadapi lawan maupun kemungkinan kalah. Dia menyebut keberanian bertanding, kerja keras, dan pantang menyerah merupakan bagian penting dari proses membentuk atlet tangguh.


“Berjuanglah dengan sungguh-sungguh. Junjung tinggi sportivitas. Jangan takut kalah. Yang paling penting adalah memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama baik Padang Pariaman,” tegasnya.


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Barat Tasliatul Fuadi mengatakan Padang Pariaman menjadi daerah pertama yang dilalui api obor setelah diberangkatkan dari Tanah Datar. 


Kehadiran obor sekaligus menjadi penanda bahwa persaingan PORPROV XVI segera dimulai, dengan seluruh kontingen dituntut mengerahkan kemampuan terbaik demi prestasi dan nama daerah.(saco)