Padang, fajarsumbar.com — Gelora perjuangan para atlet Kota Sawahlunto dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 kian tak terbendung. Memasuki hari lanjutan kompetisi, kontingen berjuluk Kota Arang tersebut berhasil melipatgandakan perolehan medali mereka secara signifikan melalui ledakan prestasi di berbagai gelanggang olahraga.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Tim Humas KONI Kota Sawahlunto per Senin, 5 Oktober 2026 pukul 23.00 WIB, kontingen Sawahlunto secara keseluruhan telah mengumpulkan total 31 medali. Perolehan tersebut terdiri dari 6 medali emas, 7 medali perak, dan 18 medali perunggu, yang memicu lonjakan posisi Sawahlunto di papan klasemen.
Panen medali pada hari Senin ini disumbangkan oleh serangkaian cabor andalan, dengan cabang binaraga dan IBCA MMA menjadi pendorong utama pundi-pundi emas. Pada cabang binaraga, para atlet Sawahlunto tampil dominan di atas panggung dengan meraih dua emas, dua perak, dan dua perunggu. Syamsir sukses menyabet medali emas di kelas Mensport hingga 170 cm, sekaligus mengamankan medali perunggu pada kelas Binaraga 60 kg.
Sementara itu, Kurnia Budi Noplianto tampil gemilang dengan memboyong medali emas pada kelas Atletik over 170 cm serta medali perak di kelas Binaraga 80 kg. Kemenangan binaraga dilengkapi oleh Rosidi yang merebut perak di kelas Binaraga 70 kg, serta Harmade yang mengamankan perunggu pada kelas Mensport over 170 cm.
Keperkasaan atlet Sawahlunto juga berkibar di arena pertarungan IBCA MMA. Snaela Darfis sukses mempersembahkan medali emas dari kelas 52,2 kg putri setelah mengandaskan perlawanan rivalnya di partai puncak. Selain emas, cabor IBCA MMA menyumbang dua perunggu masing-masing melalui Ridho Maizulni pada nomor stand fight kelas 52,2 kg dan Muhammad Azri pada kelas 61,2 kg.
Dari arena gulat, ketangguhan fisik para pegulat muda Sawahlunto menyumbangkan satu perak dan satu perunggu. Yadi Kurnia berhasil meraih medali perak di kelas 45 kg yunior, sedangkan Falepi mengamankan medali perunggu di kelas 80 kg cadet permula.
Konsistensi raihan medali juga terus terjaga pada cabang olahraga lainnya. Cabang panahan (Perpani) kembali menambah pundi perunggu melalui aksi pasangan Dwika Haris Putra dan Diance Eka Putri Yolanda yang bertanding pada nomor eliminasi mixed team compound. Di matras taekwondo, Syifa Mettrika Putri yang berlaga di kelas U-62 putri berhasil menyumbang satu medali perunggu. Sementara di lapangan petanque (FOPI), pasangan Rina Cici Susanti dan Izza turut mempersembahkan medali perunggu dari nomor pertandingan double women.
Lonjakan prestasi pada hari Senin ini menjadi puncaknya momentum yang telah dibangun sejak pekan lalu. Sebelumnya, hingga Minggu sore, 4 Oktober 2026, Sawahlunto baru mencatatkan perolehan 3 emas, 4 perak, dan 10 perunggu. Pintu keran emas awal dibuka secara spektakuler oleh pemanah Muhammad Adis Abiyu yang mendominasi Divisi Nasional Putra kualifikasi dan eliminasi perorangan, serta memimpin tim beregu putra bersama Habib Adelo dan Lucky Zahran Risdian.
Kombinasi hasil gemilang dari cabor panahan, taekwondo, senam, petanque, gulat, arung jeram, hingga tambahan masif dari binaraga dan IBCA MMA membuktikan bahwa pembinaan atlet di Kota Sawahlunto melahirkan peta kekuatan yang merata dan solid.
Tim Humas KONI Kota Sawahlunto menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan perjuangan seluruh kontingen di lapangan.
"Setiap medali yang dikalungkan bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol dari ribuan jam latihan, peluh yang menetes di lapangan, serta asa seluruh warga kota yang diwakilkan di pundak para atlet."
Dengan pelaksanaan Porprov XVI Sumbar 2026 yang masih terus berlangsung, nyala perjuangan para atlet Kota Sawahlunto dipastikan belum padam untuk terus mengukir sejarah dan membawa pulang kejayaan tertinggi bagi Kota Arang. (ton)
Komentar