Dubes Palestina di Masjid Raya, “Tayangan di TV Belum Seberapa Dibanding Penderitaan Warga Gaza yang Sebenarnya" -->

Iklan Atas

Dubes Palestina di Masjid Raya, “Tayangan di TV Belum Seberapa Dibanding Penderitaan Warga Gaza yang Sebenarnya"

Jumat, 02 Oktober 2026
Dubes Palestina di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (2/10/2026).


Padang, fajarsumbar.com - Penderitaan rakyat Palestina, khususnya warga Gaza, disebut jauh lebih berat dibandingkan gambaran yang selama ini terlihat melalui layar televisi.


Hal itu disampaikan Duta Besar (Dubes) Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Mr. Abdalfatah Ahmed Khalil Alsattari, saat berada di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (2/10/2026).


Melalui penerjemah, Dubes Palestina mengatakan apa yang disaksikan masyarakat dunia melalui pemberitaan televisi belum menggambarkan sepenuhnya kondisi yang dialami rakyat Palestina di lapangan.


"Apa yang kalian lihat di televisi itu belum apa-apa dibandingkan dengan apa yang sebenarnya terjadi," ujar Abdalfatah.


Ia mengatakan, rakyat Palestina di Gaza menghadapi penderitaan yang sangat berat akibat konflik berkepanjangan. Sampai saat ini sudah lebih 26 ribu anak-anak Palestina menjadi korban.


Menurutnya, tentara penjajah Zionis terus upaya mengusir warga Palestina dari tanah kelahirannya, terutama di Gaza.  Dia juga menyinggung banyaknya korban anak-anak dalam konflik tersebut. 


Menurut Abdalfatah, penderitaan rakyat Palestina bukan hanya soal korban jiwa. Infrastruktur kehidupan masyarakat, lingkungan tempat tinggal, hingga sumber penghidupan warga juga ikut terdampak.


Ia menyebut pohon-pohon zaitun dan tin milik masyarakat Palestina turut ditebang. Bagi rakyat Palestina, pohon-pohon tersebut bukan sekadar tanaman, tetapi bagian dari kehidupan dan sumber penghidupan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.


Dubes Palestina itu juga menyinggung kondisi Masjid Al-Aqsa. Keberatan atas tindakan tentara Israel  memasuki dalam masjid dengan menggunakan sepatu.


Dalam kesempatan tersebut, Abdalfatah juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Indonesia yang selama ini memberikan perhatian dan bantuan kepada Palestina.


Ia mengatakan baru sekitar delapan bulan menjalankan tugas sebagai Duta Besar Palestina di Indonesia. Namun, sambutan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sumatera Barat, membuatnya merasa seperti berada di tengah bangsanya sendiri.


"Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Barat, Bapak Mahyeldi, yang telah mengundang saya datang ke Sumatera Barat," katanya.


Ia menilai dukungan masyarakat Indonesia terhadap Palestina memiliki arti besar bagi rakyat Palestina yang tengah menghadapi situasi kemanusiaan yang berat.


Bantuan dan kepedulian yang terus diberikan masyarakat Indonesia, bentuk solidaritas yang sangat berarti. Dubes pun menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Indonesia yang terus menunjukkan kepedulian terhadap Palestina.


"Cukup Allah saja yang membantu atas kebaikan kalian," ujar Abdalfatah mengakhiri. (Ab)