Kabut Asap Makin Meresahkan, Arosuka Diselimuti Udara Buruk, anak anak masih sekolah? -->

Iklan Atas

Kabut Asap Makin Meresahkan, Arosuka Diselimuti Udara Buruk, anak anak masih sekolah?

Kamis, 22 Oktober 2026

Inilah kondisi kabut asap terkini di Aro Suka (foto, Def)

Kab. Solok, fajarsumbar.com-Kabut asap yang menyelimuti kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, semakin meresahkan masyarakat. Kamis (22/10/2026) namun anak-anak SD dan TK, masih sekolah ada apa?


Padahal sudah jelas udara yang buruk akibat kabut asap sangat rentan terhadap anak-anak dan orang tua, melihat Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama terhadap dampaknya bagi kesehatan warga yang beraktivitas di luar ruangan.


Kabut asap terlihat menyelimuti kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok. Kondisi tersebut membuat kualitas udara menjadi perhatian, terlebih jika berlangsung dalam waktu lama dan semakin pekat.


Masyarakat berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah untuk mengantisipasi dampak kabut asap, sekaligus memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi kualitas udara terkini.


Kondisi udara yang buruk berisiko mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak, lanjut usia, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan. Karena itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan selama kabut asap masih menyelimuti kawasan tersebut.


Warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan diimbau menggunakan masker yang sesuai, mengurangi kegiatan fisik berat, serta membatasi paparan asap jika kondisi udara memburuk.


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Solok diharapkan terus melakukan pemantauan kualitas udara dan menyampaikan hasil pengukuran secara berkala kepada masyarakat, sebetulnya hal ini sudah dilakukan Dinas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Solok, katanya ke fajarsumbar.com dan terus menginformasikan di tingkat pimpinan, jelasnya waktu itu.


Karena memang Informasi tersebut penting agar warga dapat mengambil langkah pencegahan berdasarkan kondisi yang terukur.


Selain itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait perlu menelusuri sumber kabut asap untuk menentukan langkah penanganan yang tepat. Jika ditemukan indikasi kebakaran lahan atau sumber pencemaran lainnya, penanganan perlu dilakukan sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.


Masyarakat pun berharap persoalan kabut asap ini tidak dibiarkan berlarut-larut. Langkah cepat, informasi yang transparan, serta koordinasi antarinstansi sangat dibutuhkan agar kualitas udara di Arosuka kembali membaik dan warga dapat beraktivitas dengan aman. (def)