Tanggul yang Diperbaiki Pascabencana November 2025 Kembali Jebol, Lumin Park Terendam Banjir Parah -->

Iklan Atas

Tanggul yang Diperbaiki Pascabencana November 2025 Kembali Jebol, Lumin Park Terendam Banjir Parah

Minggu, 11 Oktober 2026
(dok.ig.haluanmedia)


Padang, fajarsumbar.com - Bencana banjir kembali menghantam Kota Padang, Sumatera Barat. Kali ini, jebolnya tanggul yang sebelumnya diperbaiki setelah bencana November 2025 kembali memicu kekhawatiran warga, setelah hujan lebat mengguyur kota tersebut, Sabtu (10/10/2026).


Dampak kerusakan tanggul dirasakan warga di kawasan Kuranji dan Nanggalo. Air bah mengalir ke permukiman dan merendam rumah warga, termasuk Perumahan Lumin Park yang dilaporkan mengalami kondisi lebih parah dibandingkan bencana serupa pada tahun lalu.


Di tengah kepungan banjir, petugas gabungan berjibaku mengevakuasi warga yang terjebak. Derasnya arus air menjadi tantangan tersendiri bagi proses penyelamatan, terutama di kawasan permukiman yang terdampak cukup berat.


Bagi warga, kejadian ini bukan sekadar persoalan banjir yang kembali datang. Jebolnya tanggul yang telah diperbaiki pascabencana menimbulkan pertanyaan mengenai kemampuan infrastruktur tersebut dalam menahan tekanan air saat hujan deras melanda.


Tanggul yang dibangun atau diperbaiki setelah bencana sebelumnya diharapkan menjadi pelindung bagi masyarakat dari ancaman luapan air. Namun, kerusakan yang kembali terjadi membuat warga harus menghadapi risiko serupa, termasuk ancaman terhadap keselamatan jiwa dan harta benda.


Kawasan Kuranji dan Nanggalo pun kembali menghadapi situasi darurat akibat genangan yang meluas ke permukiman. Upaya evakuasi menjadi prioritas untuk memastikan warga yang terjebak dapat segera dibawa ke lokasi lebih aman.


Peristiwa ini sekaligus menyoroti pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kondisi tanggul yang kembali jebol. Pemeriksaan teknis diperlukan untuk mengetahui penyebab kerusakan, tingkat ketahanan konstruksi, serta langkah perbaikan yang dibutuhkan agar kejadian serupa tidak terus berulang.


Banjir yang kembali merendam Lumin Park dan sejumlah kawasan lainnya menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak cukup berhenti pada perbaikan infrastruktur setelah kejadian. Ketahanan bangunan pengendali banjir, pemeliharaan berkala, dan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem perlu menjadi perhatian agar masyarakat tidak terus dihantui ancaman bencana yang sama.(Ab)