Update Medali Sawahlunto Porprov XVI Sumbar: 3 Emas, 4 Perak, 10 Perunggu -->

Iklan Atas

Update Medali Sawahlunto Porprov XVI Sumbar: 3 Emas, 4 Perak, 10 Perunggu

Minggu, 04 Oktober 2026

Kumpulan foto momen bersejarah atlet Kota Sawahlunto mengukir prestasi dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu di ajang Porprov XVI Sumbar. (foto-foto: humas koni sawahlunto)


Oleh: Anton Saputra (Wartawan Madya Sertifikasi Dewan Pers)


​DERU sorak penonton di arena pertandigan Porprov XVI Sumatera Barat pada Minggu sore itu perlahan mereda, namun ketegangan di garis bidik panahan masih terasa membakar. Di bawah naungan langit sore, Muhammad Adis Abiyu berdiri tegak memegang busurnya. 


Dalam hening yang mencekam, anak panah meluncur tajam, melesak tepat di sasaran utama. Momen presisi itu tidak hanya mengunci medali emas ketiganya untuk Kota Sawahlunto, tetapi juga menegaskan dominasi cabang panahan sebagai tulang punggung perjuangan kontingen Kota Arang.


​Hingga Minggu, 4 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB, berdasarkan catatatan tim Humas KONI Sawahlunto, kontingen yang membawa nama besar kota bersejarah ini telah merangkai 3 medali emas, 4 perak, dan 10 perunggu. Pencapaian ini lahir dari rajutan kisah ketangguhan anak-anak muda Sawahlunto di berbagai gelanggang. 


Cabor panahan (Perpani) menjadi bintang utama; Muhammad Adis Abiyu tidak hanya bertaji di nomor kualifikasi Divisi Nasional Putra dan eliminasi perorangan, tetapi juga memimpin kompatriotnya, Habib Adelo dan Lucky Zahran Risdian, untuk menaklukkan nomor eliminasi beregu tim putra. Tak mau kalah, srikandi panahan Dwi Intan Novri Yani, Reina Puti Fadila, dan Diance Eka Putri Yolanda turut menyumbang perak di kualifikasi beregu putri compound, ditambah dua medali perunggu perorangan dari Diance Eka Putri Yolanda.


​Semangat membara juga menjalar ke matras dan arena lainnya. Di cabor Taekwondo, tendangan presisi Muhammad Ibnu membawanya meraih perak kelas U-51 putra, disusul empat medali perunggu dari srikandi taekwondo—Aisyah, Khashia, Deana, dan Cleo—yang berjuang tanpa lelah. 


Dari gelanggang senam Persani, Sherlyati Alivah mengibarkan ketangkasannya di palang bertingkat dengan raihan perak, sementara Winsca Athaya mempersembahkan perunggu dari meja lompat. 


Lapangan petanque (FOPI) pun bergemuruh saat Wahyu Anisa meraih perak nomor shooting women dan Rina Cici Susanti menggondol perunggu. 


Ketangguhan ini makin lengkap dengan tambahan perunggu dari pegulat Aisyah Rona Aprilia serta deru ombak tim arung jeram (FAJI) di kelas R4 head to head.


​Bagi Kota Sawahlunto, setiap medali yang dikalungkan bukan sekadar angka di papan skor, melainkan simbol dari ribuan jam latihan, peluh yang menetes di lapangan, serta asa seluruh warga kota yang diwakilkan di pundak para atlet. 


Porprov XVI Sumbar masih terus berjalan, dan di setiap helaan napas para atlet Sawahlunto, nyala perjuangan untuk membawa pulang kejayaan Kota Arang masih menyala terang. (***)