Wako Riyanda Putra Sambangi Kediaman Patriot Olahraga Sawahlunto, Juan Bachdim -->

Iklan Atas

Wako Riyanda Putra Sambangi Kediaman Patriot Olahraga Sawahlunto, Juan Bachdim

Sabtu, 10 Oktober 2026
Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyerahkan bantuan pribadi serta menyampaikan rasa duka cita secara langsung kepada atlet gulat peraih medali emas, Juan Bachdim, saat berkunjung ke kediamannya di Dusun Tabek Jaya, Desa Bukit Gadang, Kecamatan Talawi, Sabtu (10/10/2026). (foto: aldevori)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - ​Wako Riyanda beserta jajaran pemerintah daerah dan Ketua KONI H. Jhon Reflita, Sabtu siang, 10 Oktober 2026, menuju Dusun Tabek Jaya, Desa Bukit Gadang, Kecamatan Talawi, untuk menyambangi kediaman seorang remaja yang baru saja mengukir sejarah sekaligus menanggung duka yang amat mendalam.


​Di rumah sederhana itu, mereka menemui Juan Bachdim, atlet kadet kelas 51 kg cabang olahraga gulat yang baru saja menyumbangkan medali emas kesembilan untuk Kota Sawahlunto. Pertemuan tersebut menjadi momentum penuh haru yang merekam perjuangan luar biasa sang atlet muda. 


Beberapa hari sebelumnya, tepatnya Rabu, 7 Oktober 2026, di tengah pengapnya arena G Sport Center Gunung Pangilun Padang, Juan bertarung di matras dengan dada yang sesak oleh duka. Tepat pukul 14.30 WIB, remaja berusia 15 tahun itu menundukkan lawannya dari Kabupaten Padang Pariaman dalam hitungan detik. 


Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra bersama Ketua KONI H. Jhon Reflita, jajaran pejabat pemko, pelatih, serta para atlet gulat berfoto bersama keluarga Juan Bachdim di halaman kediamannya d Wali i Dusun Tabek Jaya, Desa Bukit Gadang, Kecamatan Talawi, Sabtu (10/10/2026). (foto: aldevori)


Kemenangan tersebut menjadi catatan sejarah yang maha penting, sebab itulah medali emas pertama bagi cabor gulat Sawahlunto sejak dibentuk dua dekade lalu berkat pembinaan tak kenal lelah dari sosok senior PGSI, Hendri Thalib.


​Namun di balik gemuruh selebrasi dan rasa bangga itu, ada ketabahan luar biasa yang disembunyikan Juan. Kabar duka tentang berpulangnya sang ayah sebenarnya telah menghampirinya sejak Selasa malam sekira pukul 21.30 WIB, setelah ayahandanya menghembuskan napas terakhir sebelum azan asar berkumandang. 


Demi menjalankan pesan terakhir almarhum agar tetap fokus berjuang demi keluarga dan kota tercinta, siswa PPLP Sumbar ini memilih bertahan di arena. Usai memenangi laga final dengan gemilang di hadapan Ketua KONI H. Jhon Reflita, barulah tangis Juan pecah sejadi-jadinya saat menyaksikan jasad sang ayah siap dimasukkan ke liang lahad melalui sambungan video call. 


Keteguhan hati Juan bahkan memicu haru Herlambang, Dewan Wasit Internasional dari PB PGSI, yang merangkul dan mendoakannya agar kelak menjadi juara dunia. Demi memberi kesempatan Juan pulang merayakan kemenangan di atas tanah basah pusara sang ayah, upacara pengalungan medali pun sengaja dipercepat.


​Kedatangan Wako Riyanda Putra dan Ketua KONI H. Jhon Reflita ke kediaman Juan di Dusun Tabek Jaya merupakan wujud nyata kepedulian serta sinergi antara Pemerintah Kota Sawahlunto dan KONI atas pencapaian fenomenal sekaligus musibah yang menimpa sang atlet. 


Atlet gulat peraih medali emas Porprov XVI Sumbar, Juan Bachdim (dua dari kiri), duduk berdampingan bersama adiknya, Bintang (dua dari kanan), ibunda, dan rekan sejawat saat menerima kunjungan Wali Kota Sawahlunto beserta jajaran di rumah duka, Dusun Tabek Jaya, Desa Bukit Gadang, Kecamatan Talawi, Sabtu (10/10/2026). (foto: aldevori)


Di hadapan Juan, keluarga, dan sang pelatih Robi Andoni dan Syafrijal, Wali Kota Riyanda secara langsung menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas kepulangan ayahanda Juan, sekaligus melayangkan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi Juan yang tetap menunjukkan profesionalisme tinggi hingga berhasil berdiri di puncak tertinggi podium.


​"Atas nama Pemerintah Kota Sawahlunto dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat yang setinggi-tingginya kepada Juan, kawan-kawan atlet cabor gulat, serta seluruh jajaran pelatih atas prestasi yang luar biasa membanggakan ini. Di saat yang sama, kami menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang sangat mendalam kepada keluarga besar Juan. Apa yang ditunjukkan oleh Juan adalah wujud nyata dari seorang patriot olahraga sejati. Di tengah cobaan duka yang begitu berat, ia tetap menjaga profesionalisme dan semangat juang hingga meraih medali emas untuk kota ini," ujar Wali Kota Riyanda Putra.


​Wali Kota Riyanda berharap pencapaian emas ini tidak membuat Juan dan rekan-rekan sesama atlet cabor gulat cepat berpuas diri, melainkan menjadi batu pijakan untuk terus menggembleng diri dan meningkatkan prestasi ke tingkat yang lebih tinggi di masa depan. 


Tidak hanya fokus pada Juan, perhatian pimpinan daerah dan pengurus olahraga tersebut juga tertuju pada adik kecil Juan yang bernama Bintang. Melihat bakat serta potensi besar yang mulai terpancar pada bocah berusia 10 tahun itu di cabang olahraga gulat, Ketua KONI Sawahlunto H. Jhon Reflita secara langsung mengajak serta menawarkan kesempatan kepada Bintang untuk masuk dan menimba ilmu di PPLP Sumbar mengikuti jejak sang kakak.


​Sebagai bentuk empati dan perhatian moral yang tulus atas duka yang dialami keluarga sang patriot muda, Wali Kota Riyanda Putra juga menyerahkan bantuan pribadi secara langsung kepada Juan. 


Kunjungan tersebut menjadi penutup momen yang menguatkan, menegaskan bahwa di balik kepingan emas Porprov XVI Sumatera Barat, Kota Sawahlunto tidak hanya melahirkan seorang juara, tetapi juga menghormati jiwa keteguhan seorang pahlawan olahraga. (ton)