610 Atlet Sawahlunto Meregang Nasib: Olahraga Adalah Kebahagiaan dan Harapan Kami -->

Iklan Atas

610 Atlet Sawahlunto Meregang Nasib: Olahraga Adalah Kebahagiaan dan Harapan Kami

Rabu, 06 Maret 2024

  

Ketua Bidang Hukum dan Advokasi KONI Provinsi Sumatera Barat, Mevrizal saat mengucapkan janji dan sumpah pengurus KONI Sawahlunto periode 2024-2028. (foto anton)


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Sawahlunto, Sumatera Barat periode 2024-2028 dikukuhkan, Selasa (5/3/2024) di gedung DPRD Kota Sawahlunto.


Pengukuhan dan pelantikan KONI Kota Sawahlunto ini berdasarkan Surat Keputusan KONI Provinsi Sumatera Barat nomor 55 tahun 2024 yang ditandatangani Ketua Umum Ir Ronny Pahlawan.


Bertema "Kita Jaga Persatuan dan Kesatuan Insan Olahraga Guna Meningkatkan Prestasi", KONI Sawahlunto menekankan konsolidasi kepada setiap insan olahraga.


Ketua Bidang Hukum dan Advokasi KONI Provinsi Sumatera Barat, Mevrizal turut mengomentari terkait spanduk bertuliskan 'Kami atas nama 23 Cabor menolak pengukuhan serta pelantikan pengurus KONI Sawahlunto periode 2024-2028 karena tidak sah dan cacat hukum'.


"Dinamika olahraga itu pasti ada, sepanjang tujuannya prestasi dan batas kewajaran, itu adalah biasa saja di dalam olahraga. Tinggal tugas ketua dan pengurus untuk menggandeng, merangkul, mengajak dan secara perlahan kita akan beraktivitas dalam olahraga ini agar atlet tidak terganggu fokusnya, tidak terganggu dalam menyiapkan dirinya menghadapi PON di Aceh dan Sumut," ujarnya.


Hadir dalam pengukuhan dan pelantikan pengurus KONI Provinsi, KONI Tanah Datar, Sijunjung, Dharmasraya, Padang Panjang, Pasaman dan Kota Solok serta pejabat BPJS, Ketua Pengadilan Negeri Sawahlunto, BNN, Bank Nagari, Sekdis Parpora dan beberapa pejabat lainnya.

Seorang pria paruh baya melihat aksi penolakan 23 Cabor dalam bentuk spanduk. (foto anton) 



Kondisi seperti ini sangat di sayangkan oleh sejumlah atlet yang tidak mau menyebutkan namanya, bahwa polemik KONI Kota Sawahlunto sangat mengganggu konsentrasi atlet dalam menghadapi PON pada tahun 2024 dan iven-iven olahraga lainnya.


Ia juga menyampaikan, bahwa dalam situasi seperti ini, seluruh atlet yang terdaftar di KONI Kota Sawahlunto meregang nasib atas kejadian-kejadian dan informasi yang mereka dapatkan.


"Kami berharap, KONI Kota Sawahlunto segera pulih dari polemik ini dan ada solusinya demi keberlangsungan nasib kami di dunia olahraga yang sangat kami cintai ini," ucap sejumlah pemuda-pemudi atlet dibawah naungan KONI Kota Sawahlunto, Rabu (6/3/2024).


Apalagi sejumlah atlet tersebut juga menggantungkan nasib dan harapannya kepada dunia olahraga agar dapat menjadi peluang besar dalam menentukan arah kehidupan mereka di masa yang akan datang.


"Kami bertekad di dunia olahraga inilah kami dapat membahagiakan kedua orang tua dan inilah satu-satunya jalan bagi kami untuk turut andil dalam mengharumkan nama Sawahlunto melalui olahraga di setiap levelnya. Sekali lagi, kami berharap KONI Kota Sawahlunto kembali pulih dari segala macam persoalannya," harap mereka kemudian. 


Diketahui, saat ini terdapat sebanyak 610 orang atlet yang terdaftar di KONI Sawahlunto dengan segala prestasi yang mereka raih dari segala tingkatan hingga nasional. (ton)