Kakanwil Kemenag Sumbar Mahyuddin Berikan Materi Manasik Haji Tingkat Padang Pariaman di Masjid Raya Bisati VII Koto Sungai Sariak -->

Iklan Atas

Kakanwil Kemenag Sumbar Mahyuddin Berikan Materi Manasik Haji Tingkat Padang Pariaman di Masjid Raya Bisati VII Koto Sungai Sariak

Kamis, 18 April 2024
Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mahyuddin berikan materi manasik haji kepada 245 CHJ Padang Pariaman di Masjid Raya Bisati VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Kamis 18 April 2024 (foto.doc.saco)


Padang Pariaman - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Dr. H. Mahyuddin, MA, membuka kegiatan manasik haji sekaligus berikan materi kepada Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Padang Pariaman di Masjid Raya Bisati, VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Kamis (18/04/2024).


Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Mahyuddin memaparkan secara ringkas  kebijakan Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia tentang pelaksanaan Ibadah Haji tahun 1445 H/2024 M. 


Kata dia, tentang jadwal keberangkatan dari Embarkasi Haji Padang, kita masih menunggu dari hasil rapat dari Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) se-Indonesia tentang pemberangkatan yang sedang dibahas pada hari ini di Jakarta.


"Prosesi ibadah haji ini, kita jama'ah harus banyak bersabar. Kenapa demikian, karena setiap kita jama'ah, akan terjadi beragam perbedaan. Terutama, penggunaan AC di Kamar Hotel nantinya, sebagai contoh. Ada yang suka, dan ada yang tidak suka" tutur Kakanwil Mahyuddin.


Untuk menghadapi suasana itu, ungkap Mahyuddin, maka kita harus sabar dan saling memahami. Dan, harus di nyaman-nyaman kan sesama kita jamaah dengan baik dan bijaksana.


Disamping itu, ia menyebutkan, biasanya para jama'ah ibu-ibu, begitu lama untuk kembali tiba di Hotel. Karena, pada setiap yang tampak dengan keinginan melihat dan belanja, sangatlah tinggi. Oleh sebab itu, maka kaum Bapak-Bapak agar bersabar membantu menungguinya.


"Pada musim haji tahun ini, telah banyak kelebihan yang diberikan Pemerinta dari sebelumnya. Yakni di Madinah berada selama 9 hari diberikan makan sebelum dan sesudah Armuzna. Sebelumnya hanya diberikan makan selama 3 hari. Ada living kost" terang Mahyuddin.


Ia menambahkan, kepada jama'ah yang lanjut usia (Lansia) disediakan drone untuk melaksanakan thawaf.


"Jama'ah yang melaksanakan prosesi ibadah haji dan umrah, memang dibutuhkan kesiapan mental, kesehatan yang prima, berdo'a dan sabar serta bertawakal kepada Allaah. Yang paling ampuh itu niat dan selalu berdo'a serta perbanyak istighfar" ucap Mahyuddin berpesan.


Sementara itu, Kakankemenag Syafrizal menyatakan, bersyukurlah kita yang telah dipanggil untuk datang ke Baitulllah. Karena, tidak semua orang terpanggil kesana, ada saja halangan untuk memenuhinya tersebut.


"Dalam keberangkatan ini, kita dipimpin Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah dan tenaga kesehatan, maka para jama'ah harus  patuh mengikuti yang memimpin kita dalam prosesi ibadah haji ini. Sehingga kegiatan ibadah haji kita terlaksana dengan baik" ujar Syafrizal.


Dan tak kalah pentingnya, sambung Syafrizal, perbanyak bersabar, jangan mudah emosional. Orang yang sabar akan memperoleh keuntungan yang banyak dari semua pihak.


"Semoga jama'ah Padang Pariaman, selamat dan aman pulang pergi dengan memperoleh predikat haji yang mabrur. Aamiin" tutur dia mengakhiri.


Sebelumnya, Kasi PHU Kankemenag Adri Ahmad menanggapi tentang adanya jadwal pemberangkatan yang beredar di media sosial WhatsApp, itu belum benar.


"Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Sumbar masih mengikuti rapat keberangkatan di Jakarta. Oleh sebab itu, mari kita berdo'a dan bersabar menunggu kepastian jadwal keberangkatan tersebut" terang Adri Ahmad.


Yang jelas, kata Adri Ahmad, kita telah sepakati tentang manasik Kabupaten dan di Kecamatan masing-masing. Yaitu manasik selama 10 hari secara kontinu hingga pada 30 April 2024.


Kegiatan Manasik Tingkat Padang Pariaman yang diikuti sebanyak 245 CHJ ini, turut dihadiri Kepala KUA Kecamatan se Padang Pariaman dan Tim Pendamping Haji Daerah (TPHD) Padang Pariaman.(saco).